PINGGIR (RIAULOS.CO) - Pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan se-Kabupaten Bengkalis sedang berlangsung secara bergiliran. Pada pembukaan MTQ ke-21 tingkat Kecamatan Pinggir, Bupati Bengkalis Kasmarni mengajak umat Islam agar menjadikan Alquran sebagai sumber inspirasi dan penguatan moral bangsa.
"MTQ bukan hanya kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga momentum untuk menghidupkan semangat kebersamaan, memperkuat karakter masyarakat, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam membangun daerah," harapnya, Ahad (2/11/2025).
Ia menginginkan, MTQ bukan hanya menjadi panggung lantunan ayat suci, tetapi menjadi ruang pembinaan yang menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Karena sejatinya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kekuatan iman, moral, dan akhlak masyarakatnya.
Menurutnya, membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari bukanlah perkara mudah, melainkan memerlukan komitmen bersama dari keluarga, guru, tokoh agama, hingga pemerintah.
Ia berharap, generasi muda di Kecamatan Pinggir dapat tumbuh menjadi insan Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat juang untuk membangun negeri.
“Jika nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar kita jadikan pedoman, maka akan lahir masyarakat yang jujur, amanah, saling menghargai, dan penuh kasih sayang. Inilah pondasi sejati untuk mewujudkan Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera,” harapnya.
Bupati Kasmarni juga menyinggung komitmen pemerintah daerah, untuk tetap menjaga keberlanjutan pelayanan publik meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Pihaknya akan terus berupaya memastikan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial tetap berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap perlindungan sosial masyarakat, pada kesempatan itu Bupati Bengkalis menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat Kecamatan Pinggir. Kartu tersebut merupakan bagian dari Program Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, yang bertujuan memberikan jaminan perlindungan bagi pekerja rentan di wilayah perkebunan.
“Program ini adalah bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis hadir melindungi masyarakatnya, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan,” jelas Kasmarni.
Ia juga mengingatkan, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi. Ia meminta seluruh unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa agar terus siaga serta melakukan langkah mitigasi sejak dini untuk mencegah dampak bencana.
Editor : M. Erizal