Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kapal Sempat Rusak, Pelayanan Penyeberangan Ro-Ro Bengkalis-Pakning Terhenti Empat Jam

Abu Kasim • Senin, 3 November 2025 | 21:21 WIB
Mobil truk muatan TBS kelapa sawit mengantre selama tiga hari dan menunggu giliran untuk diseberangkan di dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis, Senin (3/11/2025).
Mobil truk muatan TBS kelapa sawit mengantre selama tiga hari dan menunggu giliran untuk diseberangkan di dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis, Senin (3/11/2025).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Pelayanan penyeberangan Ro-Ro (Roll on/Roll off) Bengkalis–Pakning nyaris lumpuh total. Karena satu-satunya kapal ro-ro yakni KMP Swana Putri, mengalami kerusakan di Dermaga Ro-Ro Sungai Selari, Pakning pada, Senin (3/11/2025) sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibatnya, ratusan penumpang dan kendaraan tertahan di kedua sisi dermaga selama empat jam di bawah terik matahari tanpa kepastian keberangkatan. Setelah melalui proses perbaikan, barulah pada pukul 16.30 WIB kapal bisa berlayar kembali.

Sementara itu, situasi di kedua sisi dermaga tampak padat dan para pemilik kendaraan bermotor terjebak di dermaga. Deretan kendaraan pribadi, truk logistik dan sepeda motor memenuhi area parkir pelabuhan.

Beberapa penumpang tampak gelisah menunggu kabar kapan kapal beroperasi kembali. Sementara pedagang asongan memanfaatkan situasi dengan menjajakan makanan dan minuman di sekitar pelabuhan.

Bagi masyarakat Bengkalis dan sekitarnya, penyeberangan Ro-Ro Bengkalis-Sungai Selari-Pakning merupakan urat nadi utama mobilitas antarwilayah, yang menghubungkan Pulau Bengkalis dengan kawasan daratan Riau.

Gangguan ini tidak hanya menunda perjalanan pribadi masyatakat, juga menghambat arus distribusi barang dan kebutuhan pokok ke Pulau Bengkalis. Bahkan mobil ambulans yang membawa jenazah harus dipindahkan menggunakan speedboat.

Sedangkan Kepala Bidang Pelayanan Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis, Edi Kurniawan yang dikonfirmasi terkait rusaknya kapal ro-ro yang sedang beroperasi membenarkan adanya gangguan tersebut.

“Ya benar, KMP Swana Putri mengalami kerusakan di bagian kompresor, sekitar pukul 12.30 siang di Pakning. Saat ini kapal masih dalam proses perbaikan,” ujar Edi, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, kerusakan terjadi akibat pecahnya kompresor mesin kapal, sehingga operasional penyeberangan terpaksa dihentikan sementara.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kapal untuk mempercepat kedatangan kapal pengganti, KMP Swana Dharma, agar layanan penyeberangan bisa segera normal kembali. Alhamdulillah sekitar pukul 16.30 WIB sudah dua kapal yang beroperasi,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Pos KSOP IV Pelabuhan Air Putih, Rozepa juga mengatakan, KMP Mutiara Pertiwi II laik laut, karena sudah selesai melakukan docking tahunan pada akhir September 2025, dan masuk lintasan awal Oktober. Namun, Jumat (31/10/2025) malam, tiba-tiba rubber joint mesin mengalami kerusakan.

“Selesai docking tahunan akhir September 2025, tapi, semalam tiba-tiba rubber joint-nya rusak. Saat ini tinggal KMP Swarna Putri,” ujar Rozepa.

Menurutnya, untuk memperbaiki rubber joint memakan waktu dua minggu, itu pun tergantung ketersediaan alat tersebut. Jika alatnya datang cepat sekitar dua minggu perbaikan baru selesai. Tapi, kalau alatnya (rubber joint) lambat datang, maka makin lama lagi.

Di sisi lain, situasi genting seperti ini bukan yang pertama, tapi sudah berulangkali. Namun, belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk menambah jumlah ro-ro. Seperti Jumat (31/10/2025), awalnya ro-ro yang melayani lintasan Bengkalis-Pakning dua unit, Mutiara Pertiwi II milik PT Atosim Lampung Pelayaran dan KMP Swarna Putri yang dioperasikan PT. PT Jembatan Nusantara. PT. Jembatan Nusantara saat ini di bawah naungan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Namun, Jumat malam ketika tiba-tiba KMP Mutiara Pertiwi II terpaksa menepi karena mengalami kerusakan pada rubber joint, lintasan Bengkalis-Pakning hanya dilayani KMP Swarna Putri.

Pantauan di lapangan, efek dari kekurangan armada membuat para pengguna jasa ro-ro terpaksa antre berjam-jam. Termasuk mereka yang menyeberang badan alias tidak membawa kendaraaan.

Putra salah seorang pengendara sepeda motor yang saat itu sudah antre empat jam mengaku cukup kesal dan resah. Karena krisis transportasi kapal ro-ro sudah berlangsung lama, namun tidak ada tindak dari kepala daerah untuk menyelesaikannya.

“Saya bukan mau membandingkan Bupati Bengkalis dengan Bupati Siak. Tapi, bedah jauh dengan Bupati Siak, ketika ada masyarakat yang protes tentang pelayanan publik, dia (Bupati) langsung turun menemui masyarakat. Di kampung saya tidak, dibiarkan saja. Bahkan sudah didemo, juga tak ada perbaikan,” ujarnya.

Kendati antisipasi kendaraan yang mencoba menerobos terus diperketat. Namun, ada saja trik pengendara sepeda motor untuk bisa masuk tanpa antrean. Salah satunya, menyuruh sebagai tukang ojek yang mengantar penumpang, dan ada juga yang mengaku ketinggalan ro-ro.

“Karcis saya sudah disobek, tapi saat saya mau naik ternyata ro-ro sudah berangkat,” ujarnya seorang anak muda pengendara sepeda motor berdebat dengan seorang petugas tiket.

Karena banyak pemotor yang mengaku mengantar keluarga ke ro-ro dan mengaku tukang ojek mau lewat, petugas kemudian menyuruh si pemuda menepi agar yang lain bisa lewat. Tapi, si pemuda bukannya menepi, dia justru tancap gas menuju ro-ro.

Modus ketinggalan ro-ro dan mengantar keluarga dan tukang ojek salah satu cara menerobos antrean, tak luput dari pantauan warga Jangkang yang mengaku bernama Putra.

Menurutnya, seharusnya semua mengantar tidak dibenarkan mengantar sampai ke pintu Roro.

“Perhatikan Pak, banyak yang beralasan mengantar penumpang dan mengantar keluarga masuk ro-ro. Tapi, mereka tak kembali. Harusnya, mereka hanya bisa mengantar sampai di sini (pagar pintu masuk dermaga),” ujar Putra.(ksm)

 

Editor : Edwar Yaman
#roro bengkalis #penyeberangan roro #Dermaga Air Putih Bengkalis