BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Pelayanan penyeberangan Ro-Ro (Roll on Roll off) Bengkalis– Sungai Selari-Pakning nyaris lumpuh total. Pasalnya, satu-satunya kapal Ro-Ro yakni KMP Swana Putri malah mengalami kerusakan di Dermaga Ro-Ro Sungai Selari, Pakning, Senin (3/11) sekitar pukul 12.30 WIB.
Akibatnya, ratusan penumpang dan kendaraan tertahan di kedua sisi dermaga selama empat jam di bawah terik matahari tanpa kepastian keberangkatan. Setelah melalui proses perbaikan, barulah pada pukul 16.30 WIB kapal bisa berlayar kembali.
Sementara itu, situasi di kedua sisi dermaga tampak padat dan para pemilik kendaraan bermotor terjebak di dermaga. Deretan kendaraan pribadi, truk logistik dan sepeda motor memenuhi area parkir pelabuhan.
Kepala Bidang Pelayanan Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis, Edi Kurniawan yang dikonfirmasi terkait rusaknya kapal Ro-Ro yang sedang beroperasi membenarkan adanya gangguan tersebut.
”Ya benar, KMP Swana Putri mengalami kerusakan di bagian kompresor, sekitar pukul 12.30 siang di Pakning. Saat ini kapal masih dalam proses perbaikan,” ujar Edi, Senin, (3/11).
Menurutnya, kerusakan terjadi akibat pecahnya kompresor mesin kapal, sehingga operasional penyeberangan terpaksa dihentikan sementara. ”Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kapal untuk mempercepat kedatangan kapal pengganti, KMP Swana Dharma, agar layanan penyeberangan bisa segera normal kembali. Alhamdulillah sekitar pukul 16.30 WIB sudah dua kapal yang beroperasi,” jelasnya.
Sedangkan Kepala Pos KSOP IV Pelabuhan Air Putih, Rozepa juga mengatakan, KMP Mutiara Pertiwi II laik laut, karena sudah selesai melakukan doking tahunan pada akhir September 2025, dan masuk lintasan awal Oktober. Namun, Jumat (31/10) malam, tiba-tiba rubber joint mesin mengalami kerusakan.
”Selesai doking tahunan akhir September 2025, tapi, semalam tiba-tiba rubber joint-nya rusak. Saat ini tinggal KMP Swarna Putri,” ujar Rozepa.(yls)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
Editor : Arif Oktafian