BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Jika tidak ada aral melintang, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bengkalis menargetkan pelaksanaan assessment Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, bakal dirampungkan bulan ini.
Mengingat penerapan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) akan direalisasikan pada tahun 2026.
"Saat ini sluruh persiapan teknis untuk pelaksanaan assessment sebenarnya telah disusun, namun masih ada satu kendala utama yang membuat jadwal belum bisa dipastikan," ujar Kepala BKPP Bengkalis, Djamaluddin, pada Ahad (7/12/2025).
Ia mengaku sudah siap. Hanya saja ada satu jabatan tinggi pratama yang seharusnya kosong tetapi masih terisi, yaitu Kepala Disdukcapil.
Karena berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, Kepala Disdukcapil Bengkalis, Ismail, telah diputuskan akan dirotasi mengisi jabatan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bengkalis.
Namun pelantikan belum bisa dilakukan karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) pemberhentian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Sebelum pindah, SK pemberhentian dari Mendagri harus keluar dulu. Itu yang sedang kita tunggu selama dua pekan ini,” jelasnya.
Assessment tidak dapat diajukan sebelum jabatan Kepala Disdukcapil dinyatakan kosong secara administrasi. Pasalnya, jabatan tersebut termasuk salah satu posisi yang akan diisi melalui proses assessment.
Ia menyebutkan, BKPP Bengkalis menargetkan enam jabatan tinggi pratama yang akan diisi melalui proses assessment, antara lain, Kepala DPMPTSP, Kepala Disnakertrans, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bapenda, dan Kepala Disdukcapil.
“Target kita Desember ini assessment bisa dilaksanakan. Ada lima jabatan plus satu untuk Disdukcapil,” jelas Djamaluddin.
Namun apabila SK pemberhentian untuk Kepala Disdukcapil belum juga keluar dalam waktu dekat, maka assessment kemungkinan hanya akan dilakukan untuk lima jabatan lainnya.
“Kalau Disdukcapil belum selesai, assessment-nya kita kesampingkan dulu. Yang lima jabatan tetap jalan,” tegasnya.
Menurutnya, meski masih ada kendala administrasi, BKPP Bengkalis berkomitmen untuk tetap menjalankan proses assessment sesuai target waktu.
“Sampai saat ini kita belum bisa memastikan jadwal pastinya, tetapi prinsipnya assessment tetap kami upayakan dilaksanakan pada Desember,” jelasnya.
Editor : M. Erizal