Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ratusan Jamaah Padati Tabligh Akbar KH Anwar Zahid

Abu Kasim • Sabtu, 13 Desember 2025 | 17:09 WIB
Ratusan jamaah memadati Pendopo PKMJ Desa Wonosari menghadiri tabligh akbar bersama ulama asal Jawa KH Anwar Zahid, Jumat (12/12/2025) malam.
Ratusan jamaah memadati Pendopo PKMJ Desa Wonosari menghadiri tabligh akbar bersama ulama asal Jawa KH Anwar Zahid, Jumat (12/12/2025) malam.

BENGKALIS (RIAUPOS CO) -- Ratusan jamaah dari berbagai penjuru Kabupaten Bengkalis memadati Pendopo Paguyuban Keluarga Masyarakat Jawa (PKMJ). Mereka menghadiri Tabligh Akbar bersama ulama kondang asal Jawa, KH Anwar Zahid, Jumat (12/12/2025) malam.

Suasana penuh kebersamaan dan antusiasme tampak jelas, menjadi bukti kuatnya kecintaan masyarakat terhadap sang dai kondang, yang dikenal dengan gaya ceramah khas, segar, humoris, namun syarat makna.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah kabupaten untuk senantiasa dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam penguatan spiritual dan nilai sosial budaya.

Wabup Bagus Santoso menyampaikan, rasa syukur dan penghargaan atas kedatangan KH Anwar Zahid di Kabupaten Bengkalis. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis kami menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Abah Anga KH Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur," ucap Wabup.

Ia menegaskan, kehadiran ulama populer tersebut membawa kebahagiaan besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi momentum memperkuat pemahaman ajaran Islam rahmatan lil'alamin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pada kesempatan itu juga, Wabup menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum PKMJ Kabupaten Bengkalis, Mas Bagong Masuri, atas peresmian Pendopo Ikatan Keluarga Jawa (PKMJ) yang baru saja diresmikan oleh Bupati Bengkalis.

Wabup memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas kerja keras membangun pendopo yang megah dan representatif bagi masyarakat Jawa.

Ia berharap Pendopo Niti Trisno dapat menjadi pusat pengembangan dan pelestarian budaya Jawa, wadah kegiatan keagamaan, sosial, budaya, pendidikan, serta sarana pembinaan karakter generasi muda. Selain itu, pendopo tersebut diharapkan mampu menjadi pendorong kontribusi masyarakat Jawa dalam pembangunan daerah.

Selain itu Wabup menekankan bahwa kehadiran KH Anwar Zahid membawa semangat baru bagi jamaah. "Ceramah beliau yang khas, menyejukkan, menghibur namun sarat makna, selalu menjadi penyemangat bagi umat untuk terus meningkatkan iman dan amal," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup turut mengajak masyarakat Jawa di Kabupaten Bengkalis untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah, menjaga tradisi leluhur yang selaras dengan ajaran Islam, serta terus memperkuat karakter generasi muda PKMJ dalam menghadapi tantangan global.

Wabup Bagus Santoso mengajak seluruh jamaah membuka hati dan pikiran untuk menerima pesan-pesan dakwah KH Anwar Zahid. "Mari kita aplikasikan bersama pesan yang akan disampaikan KH Anwar Zahid dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar. Dan marilah kita bersama-sama membangun Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini," tutup Wabup.

Sementara itu, Ketua Umum PKMJ Kabupaten Bengkalis, Bagong Masuri, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya Pendopo Niti Trisno yang telah diperjuangkan selama satu dekade.

Ia menegaskan, bahwa keberadaan pendopo yang memiliki arti "meniti perjalanan dengan cinta kasih" ini merupakan buah dari kebersamaan seluruh anggota dan masyarakat yang selalu saling menopang dalam suka maupun duka.

"Gedung ini bukan hanya untuk orang Jawa. Semua boleh menggunakan. Sesuai filosofi paguyuban, kita bergerak bersama tanpa membedakan satu sama lain," ujarnya.

Masuri berharap pendopo tersebut menjadi pusat aktivitas budaya yang dinamis, termasuk seni gamelan, reog Ponorogo, hingga campursari yang kelak akan dikembangkan di Bengkalis. Ia menegaskan bahwa pendopo harus terus menjadi ruang produktif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Editor : Rinaldi
#wabup bagus santoso #tablig akbar #PKMJ Bengkalis