BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Menuntut ilmu tak kenal usia dan tempat. Ini dibuktikan oleh 29 orang lanjut usia (Lansia) di Kecamatan Rupat Utara, Bengkalis yang sudah menuntut ilmu selama tiga tahun. Kebahagian itu dibuktikan juga melalui wisuda di Gedung Pertemuan Kantor Desa Putri Sembilan.
Para lansia ini resmi menyandang gelar wisudawan, dalam prosesi wisuda Sekolah Lansia Harapan Bangsa Angkatan I Tahun 2025. Mereka yang rata-rata berusia 60 tahun ke atas, dipandang sebagai potensi pembangunan.
Dimana sekolah lansia hadir sebagai inovasi strategis dalam program pembangunan keluarga.
"Ya, sekolah lansia merupakan pendidikan nonformal yang memberikan pelatihan mencakup aspek kesehatan, keagamaan, sosial, hingga budaya," ujar Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk-KB) Kabupaten Bengkalis, Paulina, Senin (29/12/2025).
Ia menyebutkan, tujuannya agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan bahagia, sejahtera, serta menjadi lansia yang tangguh dan berkualitas dengan menjalankan delapan fungsi keluarga.
“Kami ucapkan selamat kepada 29 lansia yang sudah diwisuda. Semoga dapat mewujudkan tujuan dan cita-cita sekolah lansia, yaitu menjadi lansia yang Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat (SMART),” jelas Paulina.
Paulina juga menekankan, pentingnya keberlanjutan program ini. Paulina berharap Sekolah Lansia Harapan Bangsa terus berkembang sehingga mampu mendukung terciptanya keluarga berkualitas dan lansia tangguh secara konsisten di Desa Putri Sembilan.
Editor : M. Erizal