BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Target pengumpulan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bengkalis tahun 2025 sebesar Rp18 miliar, namun realisasinya mencapai lebih dari Rp14,1 miliar.
Pencapaian tersebut disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, Ismail, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Baznas Kabupaten Bengkalis di Gedung Bujang Kelana, Kecamatan Bukit Batu, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, dari total pengumpulan tersebut, lebih dari Rp10,5 miliar bersumber dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
“Ya, pengumpulan ZIS-DSKL terus mengalami tren peningkatan dari tahun ke tahun. Meski tak mencapai target, tapi jumlahnya terus meningkat jika dibanding tahun sebelumnya 2024 mencapai Rp13 miliar lebih,” ujar Ismail.
Ia memperkirakan, pada tahun 2022 pengumpulan ZIS-DSKL tercatat sebesar Rp4,73 miliar, meningkat menjadi Rp10,57 miliar pada tahun 2023, Rp13,88 miliar pada tahun 2024, dan mencapai lebih dari Rp14,19 miliar pada tahun 2025.
Menurut Ismail, peningkatan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah melalui regulasi serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.
Menurutnya, melalui momen HUT ke-25 Baznas, pihaknya terus berkomitmen untuk terus menjaga tata kelola zakat yang jujur, amanah, dan akuntabel, sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat mustahik.
"Kami optimistis target pengumpulan ZIS-DSKL tahun 2026 sebesar Rp20,02 miliar dapat tercapai melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat," jelasnya.
Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso turut menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas, bantuan konsumtif bidang kemanusiaan, serta bantuan konsumtif bidang ekonomi kepada masyarakat penerima manfaat.(ksm)
Editor : Edwar Yaman