Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ditinggal Imlek, Rumah Warga Rupat Utara Hangus Terbakar

Abu Kasim • Rabu, 18 Februari 2026 | 13:48 WIB
Rumah warga di Kecamatan Rupat Utara terbakar saat ditinggal pergi pas perayaan Imlek. Warga pun berusaha membantu padamkan api, Selasa (17/2/2026) sore.
Rumah warga di Kecamatan Rupat Utara terbakar saat ditinggal pergi pas perayaan Imlek. Warga pun berusaha membantu padamkan api, Selasa (17/2/2026) sore.

BENGKALIS (RIAIPOS.CO) -- Akibat ditinggal saat perayaan Tahun Baru Imlek, satu unit rumah semi permanen yang dihuni pasangan suami istri, Afat (79) dan Aeng (71) di Jalan Datuk Laksamana, Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, hangus terbakar, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Ya, peristiwa kebakaran itu, terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Diketahui pemilik sedang merayakan Tahun Baru Imlek di rumah anak dan sanak saudara di Desa Teluk Rhu," ujar Kapolsek Rupat Utara, AKP Toni Armando, Rabu (18/2/2026).

Ia menyebutkan, berdasarkan keterangan korban, saat meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00 WIB, lilin dan lampu di ruang sembahyang masih dalam keadaan menyala. Jadi dugaan sementara, api berasal dari ruang sembahyang tersebut.

Toni menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat kepulan asap keluar dari ventilasi bagian depan rumah sekitar pukul 16.00 WIB. Warga sempat memanggil pemilik rumah, namun tidak mendapat jawaban karena rumah dalam keadaan kosong.

"Ada dua tetangga korban berupaya menyelamatkan dua unit sepeda motor yang berada di teras rumah sebelum api membesar dan melahap seluruh bangunan," jelasnya.

Sekitar pukul 16.10 WIB, korban dihubungi oleh tetangga lainnya yang memberitahukan bahwa rumahnya terbakar dan api diduga berasal dari ruang sembahyang Dewa. Korban pun segera kembali ke rumahnya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Rupat Utara bersama piket SPK, Unit Reskrim dan Unit Intelkam langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Ya, sekira pukul 17.15 WIB api berhasil dipadamkan oleh tim Damkar dan BPBD yang melakukan pemadaman menggunakan mesin ministriker. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan. Untuk kerugian materil masih dalam pendataan," ujar Toni.

Garis polisi telah dipasang di lokasi kebakaran guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga telah meminta keterangan dari korban dan para saksi.

Kapolsek juga mengimbau, masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, terutama memastikan tidak ada sumber api maupun aliran listrik yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

"Kami mengimbau warga agar memastikan lilin, kompor, dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum bepergian. Peristiwa ini menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujarnya.

Selain itu kata Toni, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait mengenai kebutuhan armada pemadam kebakaran di wilayah Rupat Utara guna mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran di kemudian hari.

Editor : Rinaldi
#perayaan imlek #rumah terbakar #rupat utara