BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Sebanyak 397 jamaah calon haji (JCH) reguler, asal Kabupaten Bengkalis siap diberangkatkan pada musim haji tahun 2026. Di mana, seluruh JCH tersebut telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji beberapa waktu lalu.
"Ya, selain JCH reguler, juga ada dua petugas pendamping haji daerah yang ikut dalam rombongan JCH Bengkalis selama pelaksanaan ibadah haji. Jadi total JCH Bengkalis ditambah dengan petugas haji daerah sebanyak 399 orang. Mereka sudah melakukan pelunasan, dan saat ini tinggal menunggu pembagian koper dari Kanwil Kementerian Haji Provinsi Riau," ujar Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Bengkalis, Rusli, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, seluruh JCH sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan, sebagai salah satu syarat pelunasan biaya haji. "Ya, sebelum keberangkatan nanti juga akan dilakukan vaksinasi kesehatan. Di antaranya vaksin meningitis, vaksin polio dan vaksin Covid-19. Pemberian vaksin akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Bengkalis melalui Puskesmas terdekat masing-masing jamaah sebelum menuju embarkasi," ujarnya.
Sedangkan untuk jadwal keberangkatan jelasnya lagi, JCH Kabupaten Bengkalis akan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 9 Embarkasi Batam. "Jadi untuk keberangkatannya dari Bengkalis menuju Embarkasi Batam, direncanakan pada 30 April. Kemudian Kloter 9 dijadwalkan terbang dari embarkasi Batam menuju Arab Saudi pada 1 Mei," jelas Rusli.
Ia juga mengatakan, para JCH Bengkalis direncanakan berada di Arab Saudi selama kurang lebih 41 hari. Mereka dijadwalkan kembali ke tanah air pada tanggal 10 Juni dan diperkirakan tiba di Debarkasi Batam pada 11 Juni 2026.
"Pemerintah daerah berharap, seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Bengkalis dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji mabrur," harapnya.
Ia menjelaskan, saat ini tahapan persiapan yang sedang berjalan tinggal pelaksanaan manasik haji tingkat kabupaten. Manasik tersebut akan digelar dalam tiga rayon guna memudahkan koordinasi dan pembinaan jamaah.
"Untuk persiapan, kita tinggal melaksanakan manasik haji tingkat kabupaten yang akan dibagi dalam tiga rayon. Ini penting agar jamaah benar-benar siap secara fisik maupun pemahaman tata cara ibadah," ujarnya.
Rusli juga memaparkan, data jamaah berdasarkan kategori usia. Dari total 397 jamaah, terdapat jamaah termuda dan tertua baik laki-laki maupun perempuan.
Jamaah termuda laki-laki tercatat atas nama Fakri Ramadhan bin Fikin (19), berasal dari Kecamatan Bengkalis. Sementara jamaah tertua laki-laki adalah Selamat bin Taslim (84), berasal dari Kecamatan Rupat.
Untuk JCH perempuan, yang termuda adalah Firly Malik binti Abdul Malik (20) asal Kecamatan Mandau. Sedangkan jamaah perempuan tertua adalah Dasimi binti Dola Adam (82). Menurutnya, perbedaan usia ini menunjukkan antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan untuk menunaikan ibadah haji. Kami berharap seluruh jamaah senantiasa menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan baik.
Kementerian Haji Bengkalis juga mengimbau, seluruh jamaah agar mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari segi kesehatan, administrasi, maupun kesiapan mental dan spiritual, demi kelancaran pelaksanaan ibadah di tanah suci.
Editor : Rinaldi