RUPAT UTARA (RIAUPOS.CO) - Peringatan 143 Vihara Cin Bu Kiong di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara yang bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, berlangsung meriah dan ramai dihadiri masyarakat di Aula Vihara Cin Bu Kiong.
Bupati Bengkalis Kasmarni yang hadir malam itu menyampaikan, rasa syukur atas perjalanan panjang vihara yang telah berdiri lebih dari satu abad. Menurutnya, eksistensi vihara tidak hanya sebagai rumah ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral, spiritual, dan sosial masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-143. Semoga Vihara Cin Bu Kiong terus menjadi perekat kebersamaan dan simbol harmonisasi keberagaman di Daerah ini,” ujarnya.
Kasmarni juga menyampaikan, ucapan selamat merayakan Cap Go Meh kepada umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa. Pihaknya berharap momentum tersebut menjadi penguat nilai toleransi, gotong royong, serta persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Bupati Kasmarni menilai, selama lebih dari satu abad, vihara tersebut telah berperan dalam menjaga nilai kebajikan dan keharmonisan antarumat beragama. Hal itu sejalan dengan semangat kebhinekaan yang menjadi fondasi pembangunan di Kabupaten Bengkalis.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan mental dan spiritual masyarakat. Karena itu, Pemerintah Daerah berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan dan sosial seluruh umat beragama tanpa terkecuali.
Dalam kesempatan tersebut, Kasmarni juga menegaskan bahwa Kecamatan Rupat Utara tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan Daerah, termasuk Desa Titi Akar. Ia mengakui adanya harapan masyarakat terhadap peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan ekonomi.
Namun demikian, ia meminta pengertian masyarakat karena saat ini Pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sebagai bagian dari penyesuaian kondisi keuangan Daerah serta kebijakan Nasional.
“Efisiensi bukan berarti berhenti membangun. Pembangunan tetap berjalan secara bertahap, terencana, dan berkeadilan sesuai kemampuan keuangan Daerah,” tegasnya.
Kasmarni mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan nilai cinta kasih, kebajikan, dan gotong royong sebagai landasan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Ia juga mengapresiasi kontribusi pengurus vihara serta masyarakat Tionghoa yang selama ini turut menjaga persatuan dan kedamaian di Negeri Junjungan.
Perayaan malam itu menjadi penanda bahwa keberagaman di Kabupaten Bengkalis bukan sekadar slogan, melainkan praktik hidup sehari-hari dirawat oleh tradisi, diperkuat oleh dialog, dan dijaga bersama dalam semangat Persatuan.
Ketua Yayasan Vihara Cin Bu Kiong Bengguan menyampaikan terimakasih atas kehadiran bupati Bengkalis. Perayaan malam Cap Gomeh memilki makna yang berarti bagi masyarakat di Desa Titi Akar.
"Kami sangat berterimakasih atas kehadiran Bupati Bengkalis, semoga masyarakat di sini semakin baik dan sukses," harapnya.(ksm)
Editor : Edwar Yaman