BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Pembenahan sistem booking tiket online (E-Tiketing) untuk penyeberangan Ro-Ro (roll on-roll out) Air Putih-Sungai Selari, Pakning, Bengkalis terus dilakukan. Rencananya, sistem ini mulai diterapkan pada arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
“Saat ini kami sedang uji coba aplikasi di lapangan. Masih diperlukan sejumlah penyempurnaan sebelum resmi diluncurkan kepada masyarakat. Ada beberapa hal yang perlu dibenahi agar saat digunakan tidak mengalami kendala dan masyarakat bisa dengan mudah melakukan booking tiket secara online,” jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, Rabu (4/3).
Menurutnya, sistem booking online ini sementara hanya diberlakukan bagi kendaraan roda empat atau mobil pribadi. Sedangkan untuk kendaraan roda dua masih menggunakan sistem tiket manual. Ia menjelaskan, rata-rata pengguna mobil sudah terbiasa menggunakan aplikasi berbasis android sehingga lebih siap untuk sistem ini.
Ardiansyah mengatakan, penerapan booking tiket online direncanakan berlaku mulai H-10 hingga H+10 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, khusus untuk penyeberangan menggunakan Kapal Ro-Ro lintasan Air Putih Bengkalis-Sungai Selari, Pakning.
Masyarakat yang ingin menggunakan layanan ini nantinya, diminta memantau informasi resmi yang akan disampaikan melalui media sosial dan media massa terkait tata cara pengunduhan dan penggunaan aplikasi. “Tentu kami juga menyiapkan petugas di lapangan untuk membantu pengguna jasa dalam memahami dan memanfaatkan aplikasi booking tiket online ini,” ujarnya.
Selain pembenahan sistem digital, Dishub Bengkalis juga terus meningkatkan pelayanan di lapangan, baik di Terminal Pelabuhan Ro-Ro Air Putih Bengkalis maupun di Pelabuhan Sungai Selari. Ardiansyah menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis berupaya memaksimalkan pelayanan agar arus mudik dan arus balik berjalan lancar tanpa kendala, meski tetap menggunakan sistem antrean.
Terkait pembatasan kendaraan, Dishub Bengkalis juga mengantisipasi kemungkinan pembatasan kendaraan angkutan barang roda enam atau lebih mulai H-7 hingga H+7 Idulfitri. “Kemungkinan kendaraan besar tidak bisa menyeberang, kecuali yang mengangkut kebutuhan pokok seperti sembako, BBM dan gas. Namun, kita masih menunggu petunjuk resmi atau surat edaran terkait pembatasan tersebut,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Dishub Bengkalis akan mendirikan posko-posko pengamanan serta berkoordinasi dengan instansi vertikal seperti kepolisian dan TNI. Selain itu, peningkatan penerangan jalan dan pemasangan rambu lalu lintas juga terus dilakukan agar suasana perayaan Idulfitri tetap aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Bengkalis.
Sementara itu, terkait kondisi jalan rusak Ardiansyah menyebutkan, hal tersebut menjadi ranah Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis sesuai instruksi Pemerintah Provinsi Riau untuk dilakukan perbaikan.(ksm)
Editor : Arif Oktafian