Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ratusan Kendaraan Bermotor Antrean Panjang di SPBU Selatbaru Bengkalis, Begini Pennjelasan Kadisdagprin Bengkalis

Abu Kasim • Jumat, 6 Maret 2026 | 18:40 WIB

Ratusan kendaraan bermotor antrean di jalan menuju ke SPBU Selatbaru untuk mengisi minyak bersubsidi, Jumat (6/3/2026) pagi.
Ratusan kendaraan bermotor antrean di jalan menuju ke SPBU Selatbaru untuk mengisi minyak bersubsidi, Jumat (6/3/2026) pagi.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Sejak pecahnya perang Amerika Serikat bersama Israel melawan Iran, serta penutupan Selat Hormuz oleh pemerintah Iran menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Bahkan isu menyebabkan antrean panjang di SPBU Selatbaru, Kecamatan Bengkalis, Sejak pagi sampai siang hari, Jumat (6/3/2026).

Antrean BBM tersebut menimbulkan gejolak di media sosial dan menyampaikan dampak terhadap penutupan Selat Hormuz akibat pecahnya perang di Timur Tengah tersebut.

Seperti di FB Ikhwan Putra Kelana menyebutkan, antrean di SPBU Selatbaru, apakah dampak perang Iran dan penutupan Selat Hormuz. Ia juga menyebutkan, "Ya, ini adalah cerita klasik di Pulau Bengkalis, khusus di Bantan yang sangat luas tapi minim SPBU dan pasokan minyak, mau buat SPBU sengaja dipersulit"

"Kita belum perang, tapi sudah susah dapatkan BBM. Dah lah, usah banyak becakap, pemerintah bukan dapat dicakap, semue pandai becakap," tulisnya.

Iwan berharap, agar pemerintah mencarikan solusinya dan pihaknya meminta agar menggunakan aturan melainkan kebijakan. Karena susah masyarakat untuk mencari pekerjaan.

"Apalagi saat ini mau hari raya Idul Fitri. Kalau tak ada solusi tentu masyarakat kesulitan mendapatkan BBM subsidi," ujarnya.

Terkait penyebeb antrean, Ikhwan mengatakan, sebenarnya kuota BBM cukup untuk SPBU Selatbaru, hanya saja izin pengecer yang diubah oleh pihak terkait, imbasnya SPBU satu-satunya di Kecamatan Bantan yang melayani 16 desa mengalami kesulitan.

Ia mengaku, saat ini pihak SPBU tak mau mengeluarkan minyak dan harus ada surat izin dari Disdagprin Bengkalis, sehingga dalam dua hari ini sudah terjadi antrean panjang di SPBU tersebut.

Sedangkan Andi, seorang warga Selatbaru yang ikut mengantri sejak pagi, mengaku sangat kecewa. Karena kondisinya yang sedang berpuasa membuat antrian bertambah panjang.

"Jangan kami yang dikorbankan, karena kebijakan dari pemerintah. Seharusnya dicarikan solusi bukan dibuatkan kami mengantri ditengah trik matahari dan kondisi berpuasa," ujarnya.

Sedangkan terkait penyebab antrean di SPBU Selatbaru, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagprin) Bengkalis Zulpan membenarkan memang terjadi antrean sejak lagi di SPBU Selatbatu. Meski untuk stok BBM tak ada masalah.

"Memang kalau saat pengisian BBM ada antrean dan biasanya BBM baru masuk tentu masyarakat antre," ujarnya.

Editor : M. Erizal
#antrean spbu #bengkalis #antrean bbm