Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lampu Colok Berbentuk Miniatur Masjidil Haram di Desa Pangkalan Batang Dikunjungi Ratusan Warga

Abu Kasim • Kamis, 19 Maret 2026 | 14:49 WIB

Lampu colok berbentuk miniatur Masjidil Haram di Desa Pangkalan Batang diserbu masyarakat untuk melihat secara dekat, Rabu (18/3/2026) malam.
Lampu colok berbentuk miniatur Masjidil Haram di Desa Pangkalan Batang diserbu masyarakat untuk melihat secara dekat, Rabu (18/3/2026) malam.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Festival Lampu Colok tingkat Kabupaten Bengkalis menampilkan suasana berbeda dari tahun sebelumnya. Di mana miniatur Masjidil Haram lengkap dengan replika Kabah di Desa Pangkalan Batang, Kabupaten Bengkalis, diserbu masyarakat untuk melihat secara dekat, Rabu (18/3/2026) malam.

Kreasi arsitektur yang memukau tersebut, terlihat megah dengan susunan lampu yang membentuk bangunan menyerupai Masjidil Haram di Makkah. Cahaya lampu yang menyala di malam hari menambah kesan indah dan religius, sekaligus memperkuat nuansa Ramadan di daerah tersebut.

Sejak malam hari, lokasi lampu colok ini ramai didatangi warga, baik dari dalam maupun luar desa. Mereka datang untuk menyaksikan langsung keindahan desain sekaligus mengabadikan momen bersama keluarga.

Randy, salah seorang pengunjung mengaku, sangat terkesan dengan kreativitas masyarakat dalam menampilkan bentuk Masjidil Haram tersebut. "Ya, desainnya sangat indah, apalagi ada Kabah di tengahnya. Melihat ini jadi bikin rindu suasana di Tanah Suci," ujarnya.

Menurutnya, lampu colok tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan masyarakat serta mengingatkan nilai-nilai keagamaan selama bulan Ramadan.

Tradisi lampu colok sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Bengkalis yang telah berlangsung turun-temurun. Selain sebagai bentuk syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi ajang kreativitas warga dalam menampilkan berbagai bentuk dan tema yang unik setiap tahunnya.

Pemerintah daerah pun terus mendorong pelestarian budaya ini sebagai bagian dari identitas lokal yang memiliki daya tarik wisata religi.

Dengan adanya kreasi seperti Masjidil Haram dan Kabah tersebut, tradisi lampu colok di Bengkalis tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga menghadirkan suasana spiritual yang menyentuh hati para pengunjung, khususnya umat Muslim di Pulau Bengkalis.

Editor : Rinaldi
#masjidil haram #Lampu Colok #diserbu masyarakat