BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Badan Logistik (Bulog) Cabang Bengkalis mulai menyalurkan bantuan pangan (Banpang) dari Badan Pangan Nasional (BPN) sebanyak 230 ton beras dan minyak goreng untuk Kecamatan Bengkalis, Rabu (1/4/2026).
"Sudah mulai kita salurkan banpangnya ke masyarakat secara bertahap. Untuk tahap pertama ini untuk kecamatan Bengkalis dengan titik pembagiannya dikantor desa. Penerima Bantuan Pangan (PBP) ini mendapat jatah perbulannya beras sebanyak 10 kg dan minyak 2 liter," ujar Kepala Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Bengkalis, Delly Bayu Putra di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).
Ia menyebutkan, untuk penerima bantuan pangan ini, langsung diterima untuk 2 bulan, yakni terhitung bukan Februari dan Maret 2026, yakni beras 20 kg dan minyak goreng sebanyak 4 liter.
Baca Juga: Korban Kehilangan Motor di Kawasan Luar Mal SKA Akhirnya Dimediasi
Ia menyebutkan, pembagian Banpang ini dilakukan secara bertahap melalui Bulog.
Karena kondisi gudang Bulog yang tak mampu menampung beras dalam jumlah besar, maka saat beras dan minyaknya masuk ke gudang langsung dilakukan pengemasan dan langsung disalurkan ke masyarakat.
"Kalau yang dikecamatan Bengkalis ini selesai akan kita lanjutkan ke kecamatan Bantan. Sedangkan kecamatan Siak Kecil, Bukitbatu, Bandar Laksamana akan dilaksanakan melalui perwakilan Bulog di Bungaraya. kabupaten Siak. Sedangkan untuk kecamatan Bathin Solapan, Mandau, talang Muandau, Pinggir, Rupat dan Rupat Utara akan disalurkan melalui Kantor Bulog Dumai," jelasnya.
Baca Juga: Sinergi Unri dan BRI, Bangun Area Parkir Berkapasitas 8 Ribu Kendaraan
Jadi katanya lagi, yang baru jalan penyalurannya masih di Kecamatan Bengkalis, karena jumlahnya dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Sedangkan kecematan lain masih menunggu.
Jadi ini bertahap dilakukan, karena jumlah penerima dan bahan pangan yang disalurkan lebih banyak dari tahu lalu.
"Jadi total Program Banpang dari BPN pusat ini beras mencapai 1226 ton serta minyak makan. Sedangkan yang melayani ada di kantor Bulog cabang, yakni Bengkalis dan Dumai," jelasnya. (ksm)
Editor : M. Erizal