BUKITBATU (RIAUPOS.CO) – Kawasan Bukit Batu Laut, Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis mendadak ramai dipadati ribuan pengunjung selama dua hari berturut-turut.
Perhelatan Festival Budaya Bukit Batu berlangsung dengan kesuksesan besar, menandai bangkitnya gairah pelestarian budaya di tangan generasi muda.
Acara yang berasal dari Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan menarik minat wisatawan lintas daerah, mulai dari Kabupaten Siak, Dumai, Bengkalis, Kepulauan Meranti, hingga Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Cuaca Panas, Coba 5 Minuman Segar Tanpa Gula yang Hilangkan Dahaga
Tercatat, khusus pada pameran foto dan benda bersejarah, jumlah pengunjung menembus angka hampir 1.000 orang.
Festival ini menyuguhkan rangkaian kegiatan yang komprehensif. Pengunjung juga disuguhi pameran naskah kuno Bukit Batu serta barang-barang bersejarah asli dari rumah Datuk Laksamana dan Orang Kaya Raja Negara.
Tak hanya sekadar melihat, para pegiat sejarah juga menggelar Diskusi Terpumpun (FGD) yang membahas secara mendalam sejarah tokoh-tokoh besar tersebut hingga ekosistem ikonik Ikan Terubuk.
Baca Juga: 8 Cara Kreatif Sulap Kantong Plastik Bekas Jadi Barang Bermanfaat yang Bisa Dipakai di Rumah
Agenda berlanjut dengan aksi nyata melalui Susur Sungai dan Ziarah Budaya ke makam para tokoh pejuang, serta kunjungan ke rumah bersejarah Datuk Laksamana.
Kemeriahan semakin memuncak pada malam hari dengan penampilan seni dari tokoh-tokoh ternama seperti Jefri Al Malay, Wak Zul Siak, hingga grup seni lokal seperti Batin Sembilan, Tengkulai Pucuk, Teghas Tematu, dan Senduduk Putih.
Apresiasi Pemerintah Provinsi Riau, Kabid Sejarah, Permuseuman, dan Pelestarian Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Zul Ikram, yang membuka acara tersebut mengaku sangat bangga.
Baca Juga: Pencernaan Anda Terganggu? Tanpa Disadari 6 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya
"Saya sangat kagum melihat Bukit Batu membangun kembali kebudayaan dengan semangat pemudanya. Apresiasi setinggi-tingginya untuk Juwandi dan kawan-kawan atas suksesnya festival ini. Semoga ke depan lebih banyak cagar budaya yang terawat dan tradisi kembali bangkit," ujar Zul Ikram.
Ketua Pelaksana, Juwandi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara. Ia menjelaskan bahwa festival ini merupakan hasil usulan tahun 2025 melalui program Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan.
"Rasa syukur kami bisa lolos seleksi dan mensukseskan acara ini. Terima kasih kepada teman-teman Dinas Kebudayaan Riau, tim peneliti Bayu Amde Winata dan Syahyarwan Zam, Datuk Seri Syaukani Al Karim (Ketua LAMR Bengkalis), kerabat keluarga Datuk Laksamana dan Orang Kaya Raja Negara serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa dan masyarakat Bukit Batu," tuturnya.
Kepala Desa Bukit Batu, Mahendra, juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada semua yang terlibat, semoga tahun depan acara ini bisa berlanjut menjadi agenda rutin," harapnya.
Acara ini juga didukung oleh pihak ketiga yang ikut mensukseskan acara yaitu PT. Riau Petroleum Rokan (RPR), BRK Syariah Sei Pakning, PT SPM, PT BBHA dan KTS serta PT lainnya yang ada di Bukit Batu.
Editor : M. Erizal