BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Ratusan masyarakat Kota Bengkalis menyerbu gerakan pasar murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantornya di Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5/2026).
Bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bengkalis, melaksanakan gerakan pangan murah khusus untuk komoditas beras dan minyak goreng subsidi Minyakita.
Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi gerakan pangan murah, untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, terutama minyak goreng MinyaKita yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.
Baca Juga: Tujuh Cabang Seni dan Sastra FLS3N Tingkat SD Digelar Secara Daring
Dalam kegiatan itu, Bulog Bengkalis menyediakan dua produk utama, yakni beras dan MinyaKita. Sekitar 720 liter MinyaKita yang disiapkan langsung habis terjual dalam waktu singkat.
Yanti, salah seorang warga Jalan Pertanian, Bengkalis, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah tersebut. Dirinya bisa membeli empat liter Minyakita dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
"Ya, barusan kami beli empat liter dengan harga Rp62 ribu. Jauh lebih murah dibanding beli di kedai-kedai yang ada di Bengkalis," sebutnya.
Baca Juga: Satpol PP-PKP Tangkap Tangan Dua Pelaku Pencurian Aset Pemkab di Rusun
Ia menyebutkan, harga Minyakita di sejumlah kedai saat ini mencapai sekitar Rp20 ribu per liter. Karena itu, kegiatan pasar murah seperti ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Ia mengharapkan, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan supaya masyarakat bisa mendapatkan Minyakita dengan harga yang sesui HET.
Sedangkan Kepala Bulog Bengkalis, Delly Bayu Putra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi pasar mandiri yang dilaksanakan Bulog Bengkalis dan berkolaborasi dengan DKP Bengkalis.
Baca Juga: Siap Jalankan Imbauan KPK, Tunggu Surat Resmi, Terkait Larangan Beri Hibah ke Instansi Vertikal
"Ya, kita menyiapkan 50 kotak Minyakita, masing-masing berisi 12 kemasan satu liter. Selain itu juga tersedia sekitar 600 kilogram beras," jelas Delly Putra, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan, gerakan pangan murah dengan skala lebih besar kembali akan dilaksanakan bersama DKP Bengkalis pada 20 Mei mendatang. Bulog pun telah menyiapkan stok Minyakita dan beras dalam jumlah yang lebih banyak.
"Tanggal 20 Mei nanti rencana gerakan pangan murah kembali dilaksanakan bersama DKP. Kita sudah koordinasikan dan akan menyiapkan stok lebih besar," jelasnya.
Baca Juga: Menurut Psikologi, Kemampuan Hidup Anda Sudah Matang Jika Bisa Tertidur di Mana dan Kapan Saja
Sementara itu, Kepala DKP Bengkalis, Susy Hartati, menjelaskan kegiatan itu memang difokuskan pada produk-produk Bulog seperti beras SPHP, beras premium, dan Minyakita. "Ya, gerakan pangan murah khusus produk Bulog saja. Untuk minyak jumlahnya memang terbatas, sehingga ada masyarakat yang belum kebagian," jelasnya.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap Minyakita menjadi perhatian pihaknya untuk menambah stok pada kegiatan berikutnya. "Tapi masyarakat jangan kecewa dulu, karena pekan depan gerakan pangan murah kembali kita laksanakan dan stok diperbanyak," ungkap Susy.
Ia menyebutkan, gerakan pangan murah pekan depan tidak hanya melibatkan Bulog, tetapi juga sejumlah distributor pangan lainnya dengan berbagai komoditas tambahan. "Nantinya akan ada beberapa komoditas pangan lain yang dijual. Dalam waktu dekat akan kita umumkan jenis barang pangan yang tersedia," jelasnya.
Editor : Rinaldi