BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan tamu undangan mengikuti Upacara Peringatan ke-188 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (20/5).
Kegiatan yang ditaja Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Bengkalis ini menyuarakan sebuah pesan penting yaitu menjaga masa depan anak cucu di era transformasi digital.
Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) dengan didampingi Muhammad Rofi Saputra sebagai ajudan. Di tengah lapangan, Kepala Bidang Data dan Statistik Diskominfotik Bengkalis, Azmar, selaku Komandan Upacara, memimpin barisan dengan suara lantang yang membelah keheningan pagi.
Baca Juga: Bupati Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri
Di balik layar kesuksesan upacara, ada kerja keras jajaran Diskominfotik yang bertugas sebagai perwira dan pelaksana upacara. Mulai dari Sekretaris Diskominfotik Adi Sutrisno sebagai Perwira Upacara, Ayu Erlina yang membacakan UUD 1945 dengan penuh penghayatan, Haliyun Naim yang memandu jalannya acara, hingga Afriansyah yang memimpin doa, memohon keberkahan untuk tanah berjuluk Negeri Junjungan ini.
Saat menyampaikan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, Wakil Bupati H Bagus Santoso menekankan bahwa makna kebangkitan nasional harus terus bergeser mengikuti tantangan zaman.
Baca Juga: Pembeli Bahan Pangan via Online di DKP Bengkalis Membeludak
”Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Bagus Santoso menyuarakan pesan Menteri Komdigi.
Tahun ini, tema yang diusung adalah ”Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Sebuah tema yang terasa sangat membumi dan menyentuh sisi humanis penataan generasi muda. Negara menegaskan komitmennya untuk melindungi anak-anak dari sisi gelap dunia siber.(ifr/ksm)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
Editor : Arif Oktafian