Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wabup Apresiasi Seminar Internasional di IAIN Bengkalis 

Abu Kasim • Jumat, 22 Mei 2026 | 11:50 WIB
Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso menyerahkan buku kepada Ketua Unit Bahasa Arab FPI UKM Ibtisam Abdullah didampingi Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Dr H Abu Anwar di Kampus IAIN, Kamis (21/5/2026). (Diskominfotik Bengkalis untuk Riau Pos)
Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso menyerahkan buku kepada Ketua Unit Bahasa Arab FPI UKM Ibtisam Abdullah didampingi Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Dr H Abu Anwar di Kampus IAIN, Kamis (21/5/2026). (Diskominfotik Bengkalis untuk Riau Pos)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis Dr H Bagus Santoso memberikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya International Seminar on Arabic Language and Religion di Kampus IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Kamis (21/5).

Seminar internasional ini meru­pakan kolaborasi antara Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) bersama IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dengan menghadirkan lansung narasumber dari Ketua Unit Bahasa Arab Fakulti Pengajian Islam (FPI) Universiti Kebangsaan Malaysia Ibtisam Abdullah.

Baca Juga: Sikat Emas Senilai Rp600 Juta, Pasangan Kekasih Rekayasa Aksi Perampokan

Menurut Bagus kegiatan ini, bukan hanya sekadar forum akademik untuk bertukar gagasan maupun pikiran tetapi memperkuat kolaborasi ilmiah sebagai wadah memperkuat program studi bahasa Arab.

”Bahasa Arab bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga bahasa ilmu pengetahuan dan peradaban Islam yang harus terus dijaga dan diperkuat keberadaannya di tengah perkembangan zaman,” tegasnya.

Baca Juga: Harkitnas, Jaga Generasi Muda di Era Digital

Bagus menambahkan, saat ini, lembaga perguruan tinggi dituntut untuk menciptakan para generasi yang cerdas, berkualitas serta memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan nyata. Tidak hanya berpedoman pada teori-teori semata namun perguruan tinggi dituntut mampu mempersiapkan para generasi yang siap segala bidang.

”Kita di perguruan tinggi tidak hanya bertanggung jawab mencetak dan melahirkan generasi secara akademiknya unggul, namun bagaimana, di lapangan atau masyarakat generasi kita handal membaca peluang untuk membuka lapangan kerja. Ini­lah merupakan tantangan kita, bagaimana kedepan generasi kita tidak menjadi penyumbang angka pengangguran di Indonesia, tetapi diharapkan mampu menangkap peluang menjadi penguasa handal yang menciptakan lapangan kerja,” ujar Bagus.(ifr/ksm)

 

Editor : Arif Oktafian
#IAIN Bengkalis #wabup bengkalis #seminar internasional