Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pusat Gelontorkan Dana Rp24 Miliar untuk Replanting Kebun Sawit 400 Ha di Bengkalis 

Abu Kasim • Rabu, 10 Juni 2026 | 13:15 WIB
Program replanting di lahan perkebunan sawit yang dikelola KPTBS seluas 120 Ha di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan masih dalam proses pekerjaan pembersihan lahan. (Foto istimewa)
Program replanting di lahan perkebunan sawit yang dikelola KPTBS seluas 120 Ha di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan masih dalam proses pekerjaan pembersihan lahan. (Foto istimewa)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)  -- Tahun 2026, kelompok tani (Poktan), koperasi maupun gabungan kelompok tani (Gapoktan) di tiga kecamatan di Kabupaten Bengkalis menerima program replanting kebun kelapa sawit seluas 400 hektare lebih. Nilai pagu anggarannya sebesar Rp24 miliar lebih.

Pembiayaan dari Kementrian Keuangan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), yang digelontorkan sebesar Rp24 miliar tersebut, berasal dari dana Potongan Ekspor Crude Palm Oil (CPO), yang diperuntukan bagi program replanting (peremajaan) perkebunan sawit di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Bengkalis Supandi melalui bidang Produksi, Wazir menyampaikan, sejak tahun 2025-2026 ada empat titik kebun sawit di tiga kecamatan yakni Siak Kecil, Bantan dan Pinggir yang menerima bantuan hibah program replanting kebun sawit tersebut.

Baca Juga: Terkendala Penyaluran Dana, Sejumlah SPPG di Riau Hentikan Sementara Penyaluran Program MBG

"Untuk perkebunan sawit yang bisa menerima bantuan hibah melalui program ini berupa perkebunan yang dikelola oleh poktan, gapoktan atau koperasi yang beranggotakan minimal 20 orang," ujar Wazir di ruang kerja, Selasa (9/6/2026) sore.

Ia menjelaskan, empat titik perkebunan sawit yang menerima hibah program replanting tersebut yakni di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan yang dikelola oleh Koperasi Produsen Tuah Bantan Sejahtera (KPTBS) seluas 120 hektare, saat ini masih dalam proses pekerjaan pembersihan lahan.

Kemudian di Kecamatan Siak Kecil di Desa Muara Dua dan Desa Sumber Jaya dengan luasan mencapai ratusan hektare, dan Kecamatan Pinggir  di Desa Balai Pungut dengan luasan puluhan hektare, yang kini ke tiga titik tersebut sudah selesai penanamannya.

Baca Juga: Bupati Bengkalis Tegaskan Tak Ada Titipan dan Jual Beli Kursi pada SPMB 

"Dari keempat titik perkebunan sawit yang menerima program hibah replanting ini, dihitung pembiayaannya setiap hektarenya mencapai Rp60 juta, dengan rincian Rp30 juta disalurkan untuk kegiatan pembersihan lahan, pengadaan pembibitan dan penanaman. Sedangkan Rp30 juta lagi diperuntukkan perawatan hingga empat tahun sampai masa panen," jelas Wazir.

Ia menyebutkan, untuk pelaksanaan replanting di lapangan dikerjakan oleh pihak ketiga minimal perusahaan berbentuk CV yang ditunjuk oleh pengelola perkebunan (Poktan, Gapoktan, atau Koperasi). Sedangkan penilai progres kerja untuk dapat dicairkan dana hibah tersebut dilakukan oleh PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo).

Menurutnya, program BPDP dengan mengambil potongan ekspor dana CPO ini bukan hanya diperuntukan bagi peremajaan (replanting) perkebunan sawit saja, namun juga ada program lainnya seperti peningkatan SDM (pelatihan) kepada kelompok tani, beasiswa terhadap anak petani, serta pengadaan sarana prasarana perkebunan. "Namun untuk beberapa program tersebut meski tetap di Disbun, namun masuk di bidang lain, bukan bidang kami (produksi)," ujarnya.

 

Editor : Rinaldi
#replanting kelapa sawit #kabupaten bengkalis #tiga kecamatan