BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Bupati Bengkalis melalui Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bengkalis Hambali membuka pelaksanaan seleksi Komisaris PT Bumi Laksamana Jaya (Perseroda) Kabupaten Bengkalis yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Bengkalis, Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (18/6). Hambali mengharapkan seluruh peserta seleksi dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, fokus dan penuh tanggung jawab agar memperoleh hasil terbaik.
Menurut Hambali, jabatan komisaris memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan perusahaan daerah berjalan sesuai koridor yang benar. Oleh karena itu, seorang komisaris dituntut memiliki integritas, profesionalisme, serta kemampuan pengawasan yang baik guna mendukung tata kelola perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Peserta yang mengikuti seleksi tersebut yakni Agus Susanto ST MSi, Muhammad Thaib SH MH, Halazmi Julizar SSTP MSi, dan Edi Sakura SPd MPd. Mereka akan mengikuti serangkaian tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) untuk menentukan kandidat terbaik yang akan mengisi posisi komisaris PT Bumi Laksamana Jaya (Perseroda).
Baca Juga: Cegah Penyelundupan, Bea Cukai Bengkalis Maksimalkan Pengawasan Terhadap Importir
Hambali menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini berlandaskan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah yang ditindaklanjuti melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi BUMD. Regulasi tersebut mengamanatkan bahwa proses pengisian jabatan komisaris harus dilakukan melalui mekanisme seleksi yang transparan dan objektif.
Lebih lanjut disampaikan Hambali, komisaris merupakan organ BUMD yang bertugas melaksanakan fungsi pengawasan dan memberikan nasihat kepada direksi agar perusahaan dapat dikelola sesuai ketentuan yang berlaku. Keberadaan BUMD sendiri diharapkan mampu memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah, menyediakan barang dan jasa yang bermutu bagi masyarakat, serta menghasilkan keuntungan yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga: Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Bersama Bangun Daerah
”BUMD diharapkan menjadi salah satu instrumen utama pemerintah daerah dalam menghasilkan sumber pendapatan alternatif di luar APBD. Dengan pengelolaan yang profesional, BUMD dapat menjadi sumber dividen, mitra investasi, sekaligus penggerak proyek-proyek strategis yang mendukung kemandirian fiskal daerah. Karena itu, komisaris harus mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG),” ujar Hambali.
Sementara itu, Ketua Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), Muhammad Fadhil Junery menjelaskan bahwa para peserta yang telah dinyatakan lulus tahap administrasi akan mengikuti empat tahapan seleksi, yakni tes tertulis oleh Tim Psikolog, tes wawancara psikologi, presentasi makalah, serta tes tertulis dari Tim UKK.
Baca Juga: DTPHP Bengkalis Salurkan Pupuk Subsidi untuk 1.369 Petani
Ia berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh rangkaian seleksi secara maksimal. Fadhil juga menegaskan agar panitia pelaksana menjalankan proses seleksi secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan, sehingga dapat menghasilkan komisaris yang kompeten, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan BUMD dan pembangunan Kabupaten Bengkalis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Tim Marhadi Sastra ST MSc, anggota tim Asnurial AP MSi, Mohd Fendro Arrasyid SH MH, dan Dedy Irwanto SPsi MPsi, dan anggota penguji Roni Wahyudi, Ahmad Rohan, serta panitia pelaksana dan peserta seleksi Komisaris PT Bumi Laksamana Jaya (Perseroda) Kabupaten Bengkalis.(ifr/ksm)
Editor : Arif Oktafian