BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Kabar menghebohkan di kamar hunian Lapas Bengkalis. Pasalnya salah seorang tahanan Polres Bengkalis bernama Arifmon Odius Fasli yang dititipkan di kamar hunian Blok A1 dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Bengkalis, Ahad (28/6/26) sekitar pukul 05.35 WIB.
“Ya, benar. Yang meninggal itu tahanan Polres yang dititipkan di Lapas dengan kasus narkoba. Meninggal pagi ini di ruang ICU RSUD Bengkalis karena sakit kuning yang dideritanya, setelah beberapa lama menjalani perawatan di ruang ICU,” ujar Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas, Aipda Juliandi Bazrah, Ahad (28/6/2026) siang.
Juli menyebutkan, dengan meninggalnya tahanan tersebut, atas nama institusi Polri mengucap duka cita mendalam. Pihaknya juga sedang mengurus untuk pengembalian jasad tersangka ke pihak keluarganya untuk dimakamkan.
Baca Juga: 300 Kios Pasar Rakyat dan Pasar Terapung Tembilahan Ludes Terbakar, 18 Motor Ikut Hangus
"Ya, kami masih di rumah sakit mengurus pemulangan jenazah ke Duri,” jelas Juli.
Sedangkan Ketua RW 04, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Syamsul Hadi saat dikonfirmasi, juga membenarkan berpulang ke Rahmatullah salah seorang tahanan Polres Bengkalis tersebut. Menurutnya, tahanan tersebut sebenarnya tinggal di Kelurahan Babussalam, namun karena sanak saudaranya tinggal di kawasan Kelurahan Duri Timur yang berbatasan langsung, oleh karena itu disemayamkan di wilayah Duri Timur.
“Jasadnya disemayamkan di Jalan Sempurna, RT 04, RW 04, Kelurahan Duri Timur. Sebenarnya tinggal di Kelurahan Babussalam, namun karena keluarga besarnya di Duri Timur, makanya disemayamkan di Duri Timur sebelum dimakamkan. Saat ini kami masih menunggu kedatangan jenazah,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Suhardiman Terima Penghargaan dari Menag
Sedangkan tersangka Arifmon Odius Fasli merupakan tahanan Satres Narkoba Polres Bengkalis, dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Setelah lebih kurang dua bulan menjalani masa tahanan titipan di LP Kelas IIA Bengkalis, tersangka mengalami sakit kuning, hingga akhirnya meninggal dunia.(ksm)
Editor : Edwar Yaman