BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Sempena memeriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis Tahun 2026, Lembaga Adat Melayu Riau(LAMR) Kabupaten Bengkalis akan mempersiapkan Sepekan Kenduri Adat. Kegiatan pertama dilaksanakan, setelah kepengurusan LAMR dilantik sebagai bagian dari pelestarian adat dan budaya Melayu.
Ketua Harian LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Syaukani Al Karim, menyebutkan, rangkaian Sepekan Kenduri Adat semula direncanakan diawali dengan kegiatan Melengah Malam yang saat ini lebih dikenal dengan kegiatan Car Free Night (CFN), yang rencananya akan digekar pada tanggal 24 Juli 2026. Namun karena bertepatan dengan Tabligh Akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, rangkaian kegiatan akan diawali dengan gotong royong bersama.
"Ya, rangkaian Sepekan Kenduri Adat tetap akan dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian adat Melayu. Karena jadwal Melenggang atau Melengah Malam bertepatan dengan Tabligh Akbar Hari Jadi Bengkalis, maka kegiatan diawali dengan gotong royong bersama." ungkap Datok Syaukani Alkarim Hasibuan, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga: Muliardi Imbau ASN Kemenag Jadi Pelopor Gerakan Verifikasi Arah Kiblat
Ia menyebutkan, pada malam melengah malam akan turut di tampil berbagai budaya melayu seperti zapin, puisi, pertunjukan musik lokal yang akan berlangsung dua hari dan mengundang majlis suku-suku yang ada di Bengkalis.
Menurutnya, Hari Jadi Bengkalis memiliki sejarah panjang yang patut dikenang oleh seluruh masyarakat. Melalui Sepekan Kenduri Adat, LAM Bengkalis ingin mengajak masyarakat terus menjaga nilai-nilai budaya dan adat Melayu sebagai identitas daerah.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis juga kembali menyelenggarakan lomba desain logo Hari Jadi ke-514 Bengkalis Tahun 2026. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memeriahkan peringatan hari jadi Negeri Junjungan.(ksm)
Baca Juga: Indra Warman Nahkodai NPC Riau 2026-2031, Siapkan Pembinaan Atlet Menuju Peparnas 2028
Editor : Edwar Yaman