Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Barang Terendam Banjir, Pedagang Nyaris Tersengat Listrik. Pasar Terubuk Bengkalis Rusak Parah

Abu Kasim • Rabu, 8 Juli 2026 | 11:31 WIB
MEMPRIHATINKAN: Kondisi Pasar Terubuk Bengkalis sangat memprihatinkan. Bagian atap yang rusak membuat air hujan menggenangi lapak  para pedagang, Selasa (7/7/2026) pagi.(ABU KASIM/RIAU POS)
MEMPRIHATINKAN: Kondisi Pasar Terubuk Bengkalis sangat memprihatinkan. Bagian atap yang rusak membuat air hujan menggenangi lapak para pedagang, Selasa (7/7/2026) pagi.(ABU KASIM/RIAU POS)

Cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi mengakibatkan genangan air di mana-mana. Bahkan kondisi berbahaya dialami pedagang Pasar Terubuk Bengkalis. Pasal­nya saat hujan turun deras, kondisi atap bangunan yang rusak sehingga tak mampu menahan air. Akibatnya barang dagangan terendam air banjir.

Laporan ABU KASIM, Bengkalis

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - DARI pantauan di lapangan, kondisi hujan deras yang terjadi, Selasa (7/7) dini hari sampai pagi, membuat air hujan menggenangi lorong lapak pedagang. Akibatnya, barang-barang milik pedagang yang sudah digelar sejak pagi basah oleh air hujan. 

Bahkan bagian plafon bangunan pasar yang ikut terkena rembesan air hujan, membuat bagian sambungan listrik terkena air hujan. Hal ini sempat membuat pemilik lapak nyaris tersengat listrik.

Baca Juga: Korupsi Rp1,4 miliar, Mantan Kasat Pol PP Bengkalis Dituntut 5 Tahun Penjara

‘’Tak tahu kapan mau diperbaiki. Ini sudah lama terjadi. Kalau hujan deras seperti sekarang, atap yang rusak dan menganga cukup besar membuat curahan hujan deras seperti di tuang melalui ember besar. Bahkan kami nyaris tersetrum listrik,’’ keluh Ujang, salah seorang pedagang Pasar Teru­buk Bengkalis, Selasa (7/7).

Ia mengaku, bagian atap di lantai dua rusak dan sudah tak ada atapnya lagi. Karena diterpa angin kencang dan atapnya terbang. Pedagang berusaha menutup atap dengan terpal di bagian atas bangunan.

Baca Juga: LAMR Bengkalis Siapkan Kenduri Adat Hari Jadi Ke-514 Bengkalis

Tapi, katanya lagi, karena angin kencang maka terpal­nya dibawa angin. Pedagang akhir memasang terpal di bagian bawah agar tidak terkena curahan hujan. Tapi karena hujannya deras tak bisa ditahan dan akhirnya dagangannya terkena hujan.

‘’Kami sudah sampaikan ke Dinas Dagprin Bengkalis, tapi belum ada tanggapannya sampai saat ini. Jadi kami saat ini sangat khawatir karena cuaca hujan dan rawan tersengat listrik jika air mengenai bagian plafon yang ada jaringan listrik,’’ keluhnya. 

Baca Juga: Musikalisasi dan Teatrikal Syair Datuk Laksamana Rumah Budaya Kacip Tembaga Jadi Sorotan Penonton

Sedangkan Yanti, salah seorang pedagang yang menggelar dagangannya di bawah atap yang bocor mengaku tak bisa berbuat banyak. Melainkan menyelamatkan dagangannya agar tak basah diguyur hujan deras.

‘’Kami minta Pemkab Bengkalis segera perbaiki bangunan pasar, khusus­nya bagian atap yang bocor. Karena ini sangat krusial dan membahayakan kami sebagai pedagang yang se­tiap hari membayar retribusi pasar,’’ ujarnya.

Terhadap keluhan itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagprin) Bengkalis Zulpan yang dikonfirmasi yang mengaku tidak bisa memperbaiki pasar karena tak memiliki anggaran.

‘’Kami sudah dengar keluhan pedagang, tapi kami tak bisa berbuat banyak karena anggaran kami terbatas. Makanya belum dilakukan perbaikan. Tapi kalau nanti ada dana pasti kita perbaiki atap yang bocor tersebut,’’ jelasnya.***

Editor : Arif Oktafian
#Atap Bocor #pasar tradisional #Pasar Terubuk Bengkalis #bengkalis