BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Sebagai bentuk transparansi penegakan hukum sekaligus memastikan barang bukti narkotika tidak disalahgunakan, sebanyak 8,2 kg lebih sabu-sabu dan 5005 pil ekstasi dimusnahkan dengan cara diblander dan dilarutkan dalam cairan kimia oleh Polres Bengkalis di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Senin (27/7).
Pemusnahan barang terlarang tersebut, dipimpin Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, serta dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya Kasdim, Kasi Penuntutan Pidum, PN Bengkalis, Kepala Bea Cukai Bengkalis, Staf Ahli Bupati Bengkalis Andreas Wahono, DPRD Bengkalis H Zamzami, Dinas Kesehatan, TNI Angkatan Laut, Laboratorium Forensik Polda Riau, BNNK Dumai yang diwakili Seksi Penyidikan, organisasi kepemudaan anti narkoba, penasihat hukum tersangka, para Pejabat Utama Polres Bengkalis, serta insan pers.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan, bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis. Sinergi seluruh elemen pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
Baca Juga: 7 Kg Sabu dan 3 Tersangka Diamankan dari 3 Lokasi Berbeda, Salah Satunya Dikubur di Dalam Tanah
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” tegasnya.
Baca Juga: Polres Bengkalis Musnahkan 8,2 Kg Sabu dan 5.005 Butir Pil Ekstasi
AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, sampai 27 juli 2026 pihaknya berhasil mengungkap 413 kasus dengan tersangka sebanyak 600 orang. Pengungkapan sebanyak ini dinilai masih kecil, dibandingkan peredarannya dilapangan masih banyak.
“Saat ini ada 1800 napi di lapas Bengkalis didominasi oleh kasus narkoba. Karena Bengkalis menjadi pintu masuk peredaran narkoba dari jalur laut. Tentunya kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan kami akan terus menyatakan perang terhadap peredaran narkoba,” tegasnya.(ksm)
Editor : Arif Oktafian