BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis sudah memastikan untuk melakukan perbaikan gedung SMP Negeri 1 Bandar Laksamana yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, beberapa bulan lalu.
Perbaikan yang menelan anggaran Rp1,7 miliar tersebut akan dibiayai melalui ABPN dari pos Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bahkan usulannya sudah mencapai tahap akhir dan tinggal menunggu pelaksanaan dilapangan.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, mengatakan pihaknya telah menerima informasi bahwa usulan anggaran perbaikan sekolah tersebut telah disetujui pemerintah pusat.
Baca Juga: FKIP Unri Sambut 1.383 Mahasiswa Baru lewat PKKMB 2026
"Ya, kita sudah mendapat informasi dari Kementerian bahwa anggaran perbaikan untuk SMPN 1 Bandar Laksamana sudah disetujui. Kemarin juga sudah kita lakukan proses pengurusan anggarannya, tinggal menunggu pencairannya saja," jelas Kadisdik Hadi Prasetyo, Kamis (30/7/2026).
Ia mengatakan, Kemendikdasmen mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,7 miliar untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi di sekolah tersebut. Dana itu diperkirakan mencukupi untuk memperbaiki seluruh bagian bangunan yang terdampak.
Menurutnya, dengan kucuran anggaran dari pemerintah pusat ini, seluruh bangunan yang rusak dapat diperbaiki, mulai dari atap gedung sekolah, bangunan yang roboh, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Baca Juga: Agung Nugroho: Pesan Ketum dan Pak SBY Bantu Sukseskan Pemerintahan Presiden Prabowo
Hadi menjelaskan, sedikitnya sembilan ruangan akan diperbaiki, termasuk ruang perpustakaan dan beberapa ruang belajar yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
Disdik Bengkalis menargetkan proses perbaikan dapat segera dimulai, setelah anggaran dicairkan, sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun 2026.
"Ya, target kita seluruh perbaikan bisa diselesaikan hingga akhir tahun ini. Dengan begitu, seluruh siswa dapat kembali melaksanakan proses belajar mengajar di SMPN 1 Bandar Laksamana," jelas Hadi.
Baca Juga: Anak yang Pingsan di Dalam Mobil Setelah Terjebak di Jalan Rusak Sontang-Duri Akhirnya Meninggal
Selama proses perbaikan berlangsung, kegiatan belajar mengajar siswa masih dilaksanakan sementara dengan menumpang di SD Negeri 1 Bandar Laksamana.
Pihaknya berharap pengerjaannya bisa cepat selesai agar para siswa tidak lagi belajar di sekolah sementara dan bisa kembali menggunakan gedung SMPN 1 Bandar Laksamana.
Ia menjelaskan, anggaran dari pemerintah pusat tersebut hanya diperuntukkan bagi perbaikan fisik bangunan. Sementara kebutuhan lain seperti mebel sekolah, laptop, dan fasilitas penunjang pendidikan akan dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis.
Baca Juga: Wako Agung: Seluruh Koperasi di Pekanbaru Harus Maju dan Sejahterakan Anggota
"Anggaran dari pemerintah pusat ini khusus untuk rehabilitasi gedung. Sedangkan mebelair, laptop, dan fasilitas pendukung lainnya akan kita upayakan melalui APBD Bengkalis," ujarnya. (ksm)
Editor : M. Erizal