Jaga Stabilitas Harga, DKP Bengkalis Gelar Gerakan Pangan Murah 

Abu Kasim • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:23 WIB
Bekerja sama dengan Perum Bulog, DKP Bengkalis menggelar gerakan pangan murah di Kecamatan Bengkalis, Kamis (6/8/2026). (Istimewa)
Bekerja sama dengan Perum Bulog, DKP Bengkalis menggelar gerakan pangan murah di Kecamatan Bengkalis, Kamis (6/8/2026). (Istimewa)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Membantu kondisi ekonomi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis menggelar pasar murah dan menambah pasokan Minyakita, dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), untuk memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng dengan harga terjangkau. 

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Kabupaten Bengkalis, Yana Susilayeni, mengatakan selain menghadirkan hasil panen semangka petani lokal, Gerakan Pangan Murah juga menyediakan beras SPHP dan Minyakita untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Ia menyebutkan, harga Minyakita dijual Rp31 ribu per kemasan dua liter, sementara beras SPHP dipasarkan dengan harga Rp62 ribu per kemasan. Tingginya minat masyarakat membuat Dinas Ketahanan Pangan harus menambah pasokan Minyakita agar kebutuhan warga tetap dapat terpenuhi.

Baca Juga: Kejati Riau Lelang 754 Unit Barang Rampasan Negara

Ia mengatakan, Minyakita yang disediakan dijual Rp31 ribu untuk dua liter. Tadi sudah ditambah 50 dus, tetapi karena masyarakat masih banyak yang membutuhkan, kami tambah lagi 50 dus. Mudah-mudahan stok ini mencukupi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kendati stok minyak ditambah, pembelian tetap dibatasi bagi setiap konsumen. Kebijakan tersebut diterapkan agar distribusi berjalan lebih merata sehingga lebih banyak masyarakat dapat memperoleh minyak goreng dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

"Kami mohon maaf karena pembelian tidak bisa dalam jumlah banyak. Kami batasi agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari Gerakan Pangan Murah ini," ujarnya.

Baca Juga: Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri Dorong Investasi hingga Hilirisasi Industri Sawit di Provinsi Riau 

Menurutnya, selain menjadi upaya menjaga keterjangkauan harga bahan pangan, GPM juga menjadi sarana memperkenalkan dan memasarkan hasil pertanian lokal. Pada kegiatan yang sama, Dinas Ketahanan Pangan kembali menghadirkan semangka hasil budidaya petani milenial Desa Pambang Baru yang sebelumnya mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Program tersebut merupakan bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Melalui penyediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, sekaligus mendukung pemasaran produk pertanian lokal agar memberikan manfaat ekonomi bagi petani.

Ia juga mengimbau, masyarakat untuk memanfaatkan Gerakan Pangan Murah secara bijak sesuai kebutuhan. Dengan distribusi yang merata, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga sekaligus menjadi salah satu instrumen pengendalian harga pangan di Kabupaten Bengkalis.

Editor : Rinaldi
DKP Bengkalis gerakan pangan murah Jaga Stabilitas Harga