MANDAU (RIAUPOS.CO) – Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dengan menghadapi keterbatasan fiskal dan efisiensi anggaran. Namun demikian, ini tidak boleh menjadi alasan bagi petugas pelayanan publik, untuk menurunkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Bupati Bengkalis Kasmarni saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bengkalis Periode 2025–2028 yang dirangkaikan dengan Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB) V Tahun 2026, di Hotel Amadeo Duri, Kecamatan Mandau.
"Kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam pembangunan manusia. Untuk itu, IDI Bengkalis kita harapkan dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam membangun sistem kesehatan yang kuat, berkualitas, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Bupati Kasmarni, Selasa (11/8/2026).
Baca Juga: Minta KONI Rohul Lahirkan Atlet Berprestasi
Ia menegaskan, keterbatasan anggaran jangan menjadi alasan untuk menurunkan standar pelayanan. Dirinya mengajak, agar ini dibuktikan bahwa dengan sumber daya yang terbatas, untuk tetap mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, manusiawi dan profesional.
Dalam kesempatan tersebut, dr Benni Andica Surya resmi dilantik sebagai Ketua IDI Cabang Bengkalis Periode 2025–2028 bersama jajaran pengurus lainnya. Pelantikan dilakukan oleh Ketua IDI Wilayah Riau, dr Marham Effendi.
Atas pelantikan tersebut, Bupati Kasmarni menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan IDI Bengkalis mampu menjaga marwah dan kehormatan profesi dokter, sekaligus memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta kontribusi dalam pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Bengkalis.
Baca Juga: The all-new Carens Buktikan DNA MPV Kia Masih Kuat, Raih “Favorite Passenger Car MPV” di GIIAS 2026
Bupati Kasmarni juga mendorong para dokter untuk memperluas peran, tidak hanya memberikan pelayanan ketika masyarakat sakit, tetapi juga aktif dalam upaya promotif dan preventif.
Menurutnya, para dokter perlu lebih aktif turun ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi sekaligus membangun kesadaran tentang pentingnya pola hidup sehat. Upaya tersebut dinilai penting dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan, seperti stunting, kesehatan ibu dan anak, persoalan gizi, penyakit menular maupun penyakit tidak menular.
“Bukan hanya mengobati ketika masyarakat sakit, tetapi ikut hadir mencegah, mengedukasi, dan membangun masyarakat agar tetap sehat,” ujarnya.
Baca Juga: Kepala Tiga yang Masih Berharga
Bupati Kasmarni juga mengajak IDI Bengkalis untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Menurutnya, berbagai persoalan kesehatan tidak dapat diselesaikan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh tenaga kesehatan dan organisasi profesi.
“Jika ada persoalan, mari kita duduk bersama. Jika ada keterbatasan, mari kita cari solusi bersama. Jika ada inovasi, mari kita kembangkan bersama. Dan jika ada keberhasilan, mari kita persembahkan bersama untuk masyarakat,” harapnya.
Baca Juga: Ratusan Pelajar Semarakkan HUT RI ke-81, Karnaval Busana Adat Warnai Pekanbaru
Pelantikan Pengurus IDI Cabang Bengkalis tersebut turut dirangkaikan dengan Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB) V Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para dokter untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi, sekaligus memperkuat jejaring serta kolaborasi antarinsan kesehatan di Kabupaten Bengkalis.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni juga berkesempatan mencabut undian doorprize bagi peserta dan undangan. Salah satu hadiah yang disiapkan berupa sepeda, sehingga menambah semarak rangkaian kegiatan.
Bupati Kasmarni berharap kepengurusan IDI Bengkalis Periode 2025–2028 dapat menjadi penggerak dalam memperkuat profesi kedokteran sekaligus memperkokoh sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah.
Baca Juga: Semangat Kemerdekaan Pererat Kekeluargaan Antar Karyawan PTPN IV Regional III
Sinergi tersebut, kata Kasmarni harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses, berkualitas, manusiawi, dan profesional bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.
“Dokter sehat, masyarakat kuat. Pelayanan berkualitas, Bengkalis semakin hebat,” jelasnya.
Editor : M. Erizal