Dua Korban Kecelakaan Kapal Pekerja Migran Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Rupat

Abu Kasim • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 18:09 WIB
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam di perairan Rupat setelah melaksanakan pencarian. Korban pertama ditemukan meninggal dunia, mengapung dengan Jarak 2,5 Nm dari lokasi kejadian, Senin (17/8/2026). (Istimewa)
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam di perairan Rupat setelah melaksanakan pencarian. Korban pertama ditemukan meninggal dunia, mengapung dengan Jarak 2,5 Nm dari lokasi kejadian, Senin (17/8/2026). (Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan kapal pekerja migran, yang tenggelam di perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Hingga pencarian hari ketiga, dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.

Kecelakaan terjadi pada jumat (14/8). Kapal pekerja migran rute Rupat–Malaysia menggunakan speed boat dua mesin terbalik setelah diterjang hujan lebat, angin kencang dan badai di sekitar perairan Pulau Rupat.

Pada, Senin (17/8/2026), Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan memperluas area operasi menjadi 291 Nm² dengan track spacing 0,5 Nm. Korban pertama ditemukan meninggal dunia, mengapung dengan Jarak 2,5 Nm dari lokasi kejadian.

Baca Juga: HUT ke-81 RI, Bupati Kampar Ajak Masyarakat Hadapi Tantangan dengan Optimisme

Selanjutnya,  korban kedua ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak 11,6 Nm dari lokasi kejadian.

Kedua korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Wilmar Dumai dan diserahkan kepada tim Inafis untuk proses identifikasi.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan operasi SAR akan terus dilanjutkan untuk mencari satu korban yang masih dinyatakan hilang.  unsur SAR gabungan dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Baca Juga: Dinkes Rekomendasi Atlet Pacu Jalur di Bawah Usia 50 Tahun, Lakukan Cek Kesehatan Sebelum Bertanding

Dari data sementara, sebanyak 22 orang tercatat dalam daftar korban, dengan 19 orang selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian.

Editor : M. Erizal
kecelakaan kapal tim sar gabungan pekerja migran