BBM Terlambat Masuk, Ratusan Kendaraan Bermotor Antre di Dua SPBU di Pulau Bengkalis

Abu Kasim • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 21:22 WIB
Terlihat antrean panjang kendaraan bermotor di dua SPBU Jalan Bantan dan Jalan Lembata Kecamatan Bengkalis, Ahad (6/9/2026). (Istimewa)
Terlihat antrean panjang kendaraan bermotor di dua SPBU Jalan Bantan dan Jalan Lembata Kecamatan Bengkalis, Ahad (6/9/2026). (Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Akibat keterlambatan mobil tangki pembawa BBM di empat SPBU di Pulau Bengkalis mengakibatkan antrean panjang kendaraan bermotor jenis roda dua dan 4 di dua SPBU Jalan Bantan dan Jalan Lembata Kecamatan Bengkalis, Ahad (6/9/2026) sekitar pukul 17.35 WIB.

Dari pantauan di lapangan, kedua SPBU tersebut masih dalam keadaan tertutup pintu masuknya. Sedangkan ratusan kendaraan berjejer panjang di pinggir jalan menunggu BBM jenis pertalite dan solar masuk ke SPBU.

"Sampai sore ini belum juga dibuka SPBU-nya. Katanya mobil pengangkut BBM belum sampai, makanya sampai saat ini kami masih menunggu untuk mendapatkan BBM jenis pertalite," ujar Andi, salah seorang warga Senggoro yang sedang mengantre di SPBU Jalan Lembaga, Ahad (6/9/2026) sore.

Baca Juga: Antrean BBM di SPBU Sungai Jering Kuansing Mengular Lagi

Ia menyebutkan, kondisi seperti ini seperti menjadi hal yang biasa oleh masyarakat. Karena antreannya terjadi setiap sore hari, karena BBM lambat masuk ke pulau.

Andi berharap kepada pemerintah untuk mencarikan solusi yang dihadapi masyarakat saat ini. Karena untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite sebanyak 3 liter harus menunggu berjam-jam lamanya.

"Aneh memang. BBM masuk setiap hari, tapi setelah beberapa jam dibuka dan menjelang magrib ditutup. Malah besoknya sudah habis terjual, seharusnya mereka buka kembali pagi hari. Tapi buka lagi hanya 30 menit kemudian tutup sampai sorenya," keluhnya.

Baca Juga: Ratusan Hektare Hutan Mangrove di Kawasan Lindung Dibabat, Polisi Tangkap 2 Orang

Hal senada juga dikeluhkan Oyon. Ia mengaku sudah beberapa bulan terakhir ini mengiso BBM untuk kendaraan selalu terkendala dan antrean cukup lama.

"Ya, kondisi ini sudah lama. Tapi tak ada solusi dan malah sengaja dibiarkan masyarakat menderita untuk mendapatkan BBM subdisi. Seperti pemerintah kita tak mampu langu menanggung subsidi rakyatnya," ucapnya.

Sedangkan menanggapi antrean panjang tersebut, pengelola SPBU Jalan Bantan, Ujang mengaku adanya kendala transportasi, khususnya penyeberangan Roro yang selalu mengalami keterlambatan. Akibatnya begitu BBM masuk SPBU waktu sudah sore dan harus ditutup.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan dan Energi, Agrinas Palma Nusantara Perkuat Integritas dan Profesionalisme

"Ya, ada keterlambatan transportasi . Makanya sampai sore hari BBM belum juga masuk. Makanya setelah masuk kita buka sampai malam dan dilanjutkan besok harinya," ujarnya. (ksm)

Editor : M. Erizal
antrean bbm spbu antrean spbu pulau bengkalis