BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Setelah berjuang dengan keras, akhirnya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, meraih gelar juara umum Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026. Prestasi tersebut sekaligus mencatatkan hattrick bagi ITS setelah sebelumnya menjadi juara umum KKI pada 2024 dan 2025.
Pengumuman pemenang berlangsung pada penutupan KKI 2026 di Lapangan Tugu Bengkalis, Kamis (17/9/2026) malam. Puncak kegiatan dihadiri seribuan mahasiswa dan official dari berbagai perguruan tinggi peserta, serta masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Beny Bandanadjaja, yang hadir secara daring, mengatakan KKI merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan Indonesia sebagai negara maritim.
Baca Juga: Bawa Hasil Munas ke- VIII, PSMTI Riau Sosialisasikan Perubahan Nama
Ia mengatakan, kemampuan mahasiswa dalam merancang dan mengembangkan teknologi kapal perlu diarahkan untuk menjawab berbagai kebutuhan sektor kemaritiman, termasuk aspek keselamatan pelayaran.
Beny juga mengajak, peserta menjadikan berbagai peristiwa kecelakaan kapal sebagai pembelajaran untuk terus meningkatkan inovasi dan keselamatan transportasi laut.
“Kami juga meminta kepada para peserta, jangan biarkan langkah kalian berhenti sampai di sini. Beranilah menantang badai, karena Indonesia membutuhkan kalian,” harap Beny.
Baca Juga: Tiket Nonton PSPS Hanya Tersedia Online, Tak Ada Penukaran Fisik, Cek Harganya
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra TH yang hadir mewakili Bupati Bengkalis, mengatakan penyelenggaraan KKI memberikan inspirasi sekaligus pengalaman baru bagi masyarakat Bengkalis.
Menurutnya, kegiatan tersebut relevan dengan karakter Bengkalis sebagai daerah yang kehidupan masyarakatnya memiliki keterkaitan erat dengan laut.
“Pelaksanaan KKI ini menginspirasi masyarakat Bengkalis. Mari bergandeng tangan memajukan ekonomi Bengkalis dari kekayaan laut,” jelas Ersan.
Baca Juga: SMP Stella Gracia Lolos ke Final, Besok Tantang ICS Perebutkan Gelar Juara
Sedangkan Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, mengatakan KKI menjadi wadah bagi mahasiswa untuk bertukar pengalaman, membangun kolaborasi, serta mengembangkan inovasi di bidang teknologi perkapalan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga KKI 2026 dapat terlaksana di Bengkalis. Pada KKI 2026, kompetisi berlangsung dalam sejumlah kategori desain dan prototipe.
Untuk kategori Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Juara 1 diraih Tim Ekalawya-1 Universitas Diponegoro. Juara 2 diraih Tim DNA Hydromodelling ITS, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, sedangkan Juara 3 diraih Tim Laksamana 3 Politeknik Negeri Bengkalis.
Baca Juga: Pegadaian Dorong UMKM Jangkau Pasar Lebih Luas melalui Program Gemilang
Pada kategori Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK), Tim Ekalawya-2 Universitas Diponegoro menjadi Juara 1. Posisi kedua diraih Tim Suluah Aia-002 Universitas Andalas dan posisi ketiga Tim Selais Team Universitas Riau.
Sementara kategori Autonomous Surface Vessel (ASV) dimenangkan Tim Barunastra ITS. Posisi kedua diraih Tim EMAVER Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan posisi ketiga Tim Gamantary Safinah One Universitas Gadjah Mada.
Pada kategori Electric Remote Control (ERC), Juara 1 diraih Tim Lembuswana Team 1 Universitas Diponegoro. Juara 2 Tim MR Cuba Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Juara 3 Tim Cakalang 3 Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
Baca Juga: Sama-sama Kalah di Laga Perdana, PSPS vs Persiraja Adu Gengsi
Untuk kategori Fuel Engine Remote Control (FERC), Juara 1 diraih Tim Barunastra ITS. Juara 2 Tim Cakalang 7 Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya dan Juara 3 Tim Maheswara Udadi BUV Universitas Sebelas Maret.
Sedangkan kategori Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV) menempatkan Tim HydroShips Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya sebagai Juara 1. Juara 2 diraih Tim AMV 2 Universitas Indonesia dan Juara 3 Tim Banyubramanta Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Selain capaian pada kategori utama, Politeknik Negeri Bengkalis juga meraih penghargaan khusus. Tim Laksmana 1 meraih Best Design kategori ERC, sedangkan Tim Laksamana 10 meraih Best Design kategori FERC.
Baca Juga: DJP Catat Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Rp57,23 Triliun
Dengan ditutupnya KKI 2026 di Bengkalis, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan mahasiswa dalam teknologi perkapalan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya gagasan, inovasi, dan kolaborasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Bagi Bengkalis, penyelenggaraan KKI menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi, inovasi teknologi, dan karakter wilayah maritim.
Editor : M. Erizal