Bentrok Kelompok Masyarakat dengan Sekuriti di Muara Basung, Mess serta Kendaraan Dirusak Massa

Abu Kasim • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:58 WIB
Massa yang bentrok dengan sekuriti PT STRUM merusak sejumlah kendaraan dan fasilitas milik perusahaan yang terjadi pada, Sabtu (3/10/2026) sore.(Istimewa)
Massa yang bentrok dengan sekuriti PT STRUM merusak sejumlah kendaraan dan fasilitas milik perusahaan yang terjadi pada, Sabtu (3/10/2026) sore.(Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Bentrok fisik yang tak terelakkan antara kelompok masyarakat dengan pihak sekuriti PT STRUM di kawasan perkebunan PT Adei, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, berujung pengrusakandan belasan orang mengalami luka-luka.

Peristiwa bentrok itu terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sore. Kejadian bermula saat Korlap Security PT STRUM, Achmad S Boly bersama sejumlah personel melakukan patroli menggunakan mobil di areal perkebunan PT Adei, tepatnya di belakang PKS PT Adei.

Saat patroli, petugas sekuriti melihat dua pria menggunakan sepeda motor membawa dua janjang buah kelapa sawit menuju Ram milik Pak Indah di Simpang PKS.

 Baca Juga: Kecelakaan Maut Sepeda Motor vs Pikap di Pematang Duku, Satu Orang Tewas Mengenaskan

Sekuriti kemudian menghentikan dan menanyakan asal-usul buah sawit tersebut. Namun, situasi berubah tegang setelah sekitar 20 orang masyarakat datang ke lokasi. Perselisihan kemudian pecah. Massa diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan alat pertanian berupa parang, tojok, serta cangkul.

Adanya keributan tersebut, petugas Polsek Pinggir, Polres Bengkalis, langsung turun tangan mengamankan situasi. Polisi telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam rangkaian kejadian tersebut. Sementara sejumlah pihak lainnya masih dalam pengejaran dan penyelidikan.

"Ya, dalam kejadian itu kami sudah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam kejadian. Sementara sejumlah pihak lainnya yang diduga terlibat masih dalam proses pengejaran dan penyelidikan," tegas Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto, melalui Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan, Ahad (4/10/2026).

Ia mengatakan, bahwa kepolisian langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi terkait kejadian tersebut.

 Baca Juga: Kompak Umumkan di Instagram, Aktris Haruka Fukuhara Dinikahi Bintang Timnas Jepang Takefusa Kubo

“Personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan hingga berhasil mengamankan satu orang yang diduga terlibat,” ujarnya.

Ia mengatakan, usai kejadian pihak security sempat  kemudian berupaya meninggalkan lokasi. Dalam kejadian tersebut, kendaraan yang digunakan sekuriti mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi.

Akibat kejadian tersebut, kata Kapolsek, sekuriti PT STRUM bernama Max mengalami luka pada bagian kening dan mendapatkan pengobatan. Pada siang harinya, kembali terjadi aksi di Pos 2 ATM PT Adei. Sejumlah massa datang dan melakukan sweeping terhadap sekuriti PT STRUM.

 Baca Juga: Tanamkan Karakter Cinta Lingkungan sejak Dini

"Dalam kejadian tersebut, terjadi pengrusakan terhadap satu unit mes sekuriti PT STRUM, empat unit sepeda motor Honda CRF serta dua unit mobil Toyota Hilux," jelasnya.

Salah seorang sekuriti PT STRUM, Yacopa, mengalami luka pada bagian kepala akibat senjata tajam serta patah hidung dan kemudian mendapatkan perawatan di Klinik Berkah Pinggir.

Mendapat informasi kejadian tersebut, personel Polsek Pinggir, kembali mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan sehingga situasi berangsur kondusif.

Dalam proses penanganan perkara, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu orang yang diduga terlibat. Terhadap pihak lainnya yang diduga terlibat, petugas masih melakukan pengejaran dan pendalaman untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian.

Kapolsek Pinggir menegaskan, bahwa Polri akan terus melakukan penanganan secara profesional sesuai ketentuan hukum serta mengimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan kembali.

"Sampai saat ini situasi di wilayah tersebut dalam keadaan kondusif dan sudah terkendala. Namun personel Polsek Pinggir masih melakukan pemantauan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga," jelasnya.(ksm)

Editor : Edwar Yaman
Kelompok masyarakat muara basung sekuriti bentrok massa