Tiga Pemancing Hilang di Tanjung Senekip Bengkalis, Dua Ditemukan Tak Bernyawa

Abu Kasim • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 17:59 WIB
Warga Desa Teluk Pambang melakukan evakuasi korban meninggal akibat terseret air pasang saat memancing di pantai Tanjung Senekil Desa Teluk Pambang, Jumat (9/10/2026). (Istimewa)
Warga Desa Teluk Pambang melakukan evakuasi korban meninggal akibat terseret air pasang saat memancing di pantai Tanjung Senekil Desa Teluk Pambang, Jumat (9/10/2026). (Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Tiga orang remaja yang sedang memancing di Pantai Tanjung Senekip, Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis hilang ditelan ombak laut selat Melaka pada, Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 09.50 WIB.

Dari informasi yang berhak dihimpung di lapangan menyebutkan, ketiga remaja yang hendak memancing tersebut, diduga terseret arus dan air pasang laut selat Melaka.

Ketiga korban memancing dengan cara berjalan kaki di pantai menuju lokasi pemancingan yang tak jauh dari tambak udang di Desa Teluk Pambang.

Baca Juga: Support Bisnis di Pekanbaru, FiberStar Hadirkan Solusi Teknologi Terintegrasi 

Namun saat ketiganya hendak menuju lokasi memancing, tepatnya di batu pemecah gelombang pada pukul 09.55 WIB air laut pasang dan arus kencang, lalu ketiga korban langsung terseret arus gelombang dan hanyut.

Setelah melakukan pencarian, satu pemancing ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 10.12 WIB dan satu korban lagi ditemukan tak bernyawa pada siang hari. Sedangkan satu orang dalam keadaan selamat.

Berdasarkan laporan Pemerintah Desa Teluk Pambang, ketiga pemancing tersebut yakni Romadan (17) dan Adha Irwansyah (17) warga Desa Teluk Pambang, serta Rio alias Io, warga Desa Muntai.

Baca Juga: Rekapitulasi Sementara Pilkades Serentak Meranti, Berikut 12 Calon Kades Peraih Suara Terbanyak

Kepala Desa Teluk Pambang, M Ali B menyebutkan, bahwa upaya pertolongan dan pencarian dilakukan setelah informasi insiden diterima dari seorang warga penjaga kolam tambak di sekitar lokasi.

"Kami bersama warga telah mendatangi lokasi untuk membantu pencarian. Pemdes juga berupaya menghubungi pihak terkait guna mendukung proses pencarian dan penyelamatan," jelasnya.

Ia mengatakan, setelah beberapa jam dilakukan pencarian terhadap para korban, satu orang selamat dan dua orang dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Polsek Pinggir Amankan Empat Tersangka Kasus Perusakan Mess Perusahaan 

Ali mengatakan, korban sebanyak 3 orang disebabkan terseret air pasang dan gelombang saat hendak memancing pada pukul 09.50 WIB di pantai Senekip Desa Teluk Pambang. Dua orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dan satu orang lagi selamat.

Pencarian terhadap korban, juga dilakukan oleh warga dan perangkat desa setempat dibantu, TNI AL Bantan dan Basarnas dan instansi lainnya.

Kades Ali menyebutkan, korban merupakan warga Desa Muntai. Korban yang selamat bernama Rama Ramadhan. Sedangkan Adha Irwansyah  dan Saputra Hamzani ditemukan meninggal dunia.

Baca Juga: Kerusuhan di Lapas Merauke Akibat Razia HP, Petugas Diserang Kantor Dibakar

Sedangkan Kapolsek Bantan, Iptu Muhammad Iskandar membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa satu korban yang selamat langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

"Diketahui, ke tiga pemancing orang tempatan, dua korban meninggal dunia sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk di kebumikan," jelasnya.

Editor : M. Erizal
selat melaka pemancing hilang ditelan ombak bengkalis