Ponpes Ikramul Quran Bengkalis Dirikan SMA Trensains

Abu Kasim • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07 WIB
UAS foto bersama dengan pimpinan Ponpes Ikramul Quran Bengkalis usai peletakan batu pertama Gedung SMA Trensains Al-Ikram beberapa hari lalu.(Istimewa)
UAS foto bersama dengan pimpinan Ponpes Ikramul Quran Bengkalis usai peletakan batu pertama Gedung SMA Trensains Al-Ikram beberapa hari lalu.(Istimewa)
 
 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Pondok Pesantren (Ponpes) Ikramul Quran Bengkalis mendirikan SMA Trensains. Keberadaan pesantren yang memadukan pendidikan agama dengan pendidikan formal memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Bengkalis.

Pendidikan itu, diawali peletakan batu pertama Gedung SMA Trensains Al Ikram Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) saat hadir di pulau Bengkalis untuk memberikan tausiah di Mesjid Istiqamah Bengkalis.

Pembangunan gedung ini menjadi bagian dari ikhtiar pesantren, dalam mengembangkan pendidikan yang memadukan kekuatan nilai-nilai keislaman dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan sains.

 Baca Juga: Sempat Bangunkan Anak saat Kebakaran, Adi Tewas dalam Tragedi 4 Rumah Terbakar di Rohul

UAS mengajak masyarakat Bengkalis dan sekitarnya, untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda. Ia mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pendidikan yang mampu menjaga aqidah sekaligus membentuk kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita ingin anak-anak kita terjaga shalat lima waktunya dan maksimal dalam menuntut ilmu, maka lingkungan pendidikan sangat penting. Di pesantren, sejak sebelum Subuh mereka dibiasakan melaksanakan shalat Tahajud. Setelah Subuh, mereka murojaah hafalan Al-Qur’an, kemudian mengikuti pembelajaran formal,” ujar UAS.

Menurut UAS, pola pendidikan seperti itu merupakan ikhtiar untuk membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an, disiplin dalam ibadah, memiliki aqidah yang kuat, serta berakhlak mulia. Ia berharap masyarakat Bengkalis dan sekitarnya dapat menjadikan pendidikan pesantren sebagai salah satu pilihan dalam mempersiapkan masa depan anak-anak.

 Baca Juga: Sempat Bangunkan Anak saat Kebakaran, Adi Tewas dalam Tragedi 4 Rumah Terbakar di Rohul

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr Ersan Saputra, Dewan Penasihat Pondok Pesantren Ikramul Quran Dr H Muhammad Ashsubli, dan Dr Haris Riadi, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis yang telah menyelenggarakan pendidikan formal jenjang SMP dan SMA. Menurutnya, keberadaan pesantren yang memadukan pendidikan agama dengan pendidikan formal memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Bengkalis.

Hadi juga mengapresiasi prestasi siswa SMP IT Tahfizh Al Ikram yang baru-baru ini berhasil meraih Juara I dalam ajang Cerdas Cermat yang diselenggarakan Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa santri mampu berkembang secara seimbang, tidak hanya dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga dalam bidang akademik dan pengetahuan umum. 

“Kita berharap ke depan semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang kuat. Generasi seperti inilah yang kita harapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bengkalis dan bangsa Indonesia,” harap Hadi.

Baca Juga: Tembus Q2, Veda Ega Pratama Siap Berburu Posisi Start Ideal Moto3 Mandalika 2026

Pimpinan Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis, Dr Zulfan Ikhram juga menyampaikan, terima kasih kepada UAS, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Dewan Penasihat, serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pembangunan SMA Trensains Al Ikram.

Ia berharap pembangunan gedung tersebut dapat berjalan lancar dan selesai sesuai dengan rencana.

“Alhamdulillah, Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis telah memiliki izin operasional untuk jenjang SMA. Ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Penasihat Pondok Pesantren Ikramul Quran Bengkalis, Dr H Muhammad Ashsubli juga menyampaikan, bahwa pembangunan Gedung SMA Trensains Al Ikram bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan bagian dari investasi pendidikan dan peradaban. Menurutnya, keberadaan gedung tersebut diharapkan menjadi tempat tumbuhnya generasi yang memiliki kedalaman ilmu agama, unggul dalam sains, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peletakan batu pertama Gedung SMA Trensains Al Ikram pun menjadi simbol dimulainya sebuah ikhtiar bersama, untuk menghadirkan pendidikan yang memadukan Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, karakter, dan spiritualitas. Dengan dukungan pemerintah, pesantren, orang tua, masyarakat, dan seluruh elemen pendidikan, pembangunan tersebut diharapkan menjadi amal jariyah sekaligus investasi kebaikan yang manfaatnya terus dirasakan oleh generasi demi generasi di Kabupaten Bengkalis.(ksm)

 

Editor : Edwar Yaman
Ponpes Ikramul Quran Bengkalis SMA Trensains uas