Warga Binaan Lapas Bengkalis Dibekali Keterampilan Budidaya Ayam

Abu Kasim • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:15 WIB
Warga binaan Lapas Kelas IIA Bengkalis melakukan perawatan ternak ayam sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian melalui Bimbingan Kerja, Selasa (13/10/2026).(Istimewa)
Warga binaan Lapas Kelas IIA Bengkalis melakukan perawatan ternak ayam sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian melalui Bimbingan Kerja, Selasa (13/10/2026).(Istimewa) 

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Menjelang berakhirnya masa tahanan, puluhan narapinda Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis diberi bekal keterampilan melalui budidaya ayam. Program ini juga bertujuan untuk membekali mereka keterampilan praktis, menanamkan kedisiplinan, serta mendorong kemandirian sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Dalam kegiatan ini, warga binaan pemasyarakatan terlibat langsung merawat ternak ayam, mulai dari memberikan pakan hingga membersihkan kandang.

Perawatan kandang dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah munculnya hama dan penyakit yang dapat mengganggu kesehatan ternak. Seluruh aktivitas warga binaan juga berada di bawah pengawasan petugas Seksi Bimbingan Kerja guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif.

 Baca Juga: Terima Kunjungan LAMR, Kemenbud Apresiasi HKN di Riau

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan pembinaan melalui bimbingan kerja menjadi bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.

“Melalui kegiatan bimbingan kerja ini, kami ingin menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keterampilan kepada warga binaan. Perawatan ternak ayam tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menumbuhkan kemandirian serta mendukung program ketahanan pangan,” jelas Priyo, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, pembinaan kemandirian akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai arahan pimpinan dan program kerja Lapas Kelas IIA Bengkalis. Dengan keterlibatan langsung dalam kegiatan produktif, warga binaan diharapkan mampu memahami proses kerja, membangun etos kerja, serta mengembangkan keterampilan yang berguna dalam kehidupan setelah bebas.

 Baca Juga: Pemprov Riau Selesaikan Evaluasi APBD Perubahan 2026 Milik 3 Daerah

Menurutnya, program budidaya ayam tersebut juga menjadi salah satu bentuk dukungan Lapas Kelas IIA Bengkalis terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui pembinaan yang berorientasi pada keterampilan dan produktivitas, Lapas Kelas IIA Bengkalis berupaya menciptakan proses pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar lebih mandiri dan siap berintegrasi kembali ke masyarakat.

Diharapkan, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti bimbingan kerja dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif, sekaligus membuka peluang usaha setelah menyelesaikan masa pidana.(ksm)

Editor : Edwar Yaman
Budidaya Ayam lapas bengkalis warga binaan