WNA Asal India Ditemukan Tewas di Satu Kamar Hotel di Duri

Abu Kasim • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:48 WIB
Petugas Polsek Mandau melakukan olah tempat kejadian perkara di salah satu kamar hotel tempat korban ditemukan meninggal dunia pada, Selasa (13/10/2026) pagi. (Istimewa)
Petugas Polsek Mandau melakukan olah tempat kejadian perkara di salah satu kamar hotel tempat korban ditemukan meninggal dunia pada, Selasa (13/10/2026) pagi. (Istimewa)

 

DURI (RIAUPOS.CO) - Seorang warga negara asing (WNA) asal Negara India berinisial SR (61) ditemukan tak bernyawa di kamar nomor 6202, salah satu hotel di Jalan Hang Tuah Duri, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Selasa (13/10/2026).

Korban yang diketahui bekerja di perusahaan bidang kelistrikan di PLTMG Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, ditemukan dalam kondisi tidak merespon saat hendak dijemput oleh rekannya untuk beraktivitas.

 "Ya, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau untuk dilakukan proses penyelidikan," ujar Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, Rabu (14/10/2026) malam.

Baca Juga: Kualitas Udara di Pelalawan Sangat Tidak Sehat, Disdik Kembali Perpanjang PJJ di 7 Kecamatan

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 06.50 WIB. Sebelumnya, salah seorang rekan korban telah berupaya menghubunginya melalui pesan singkat dan panggilan telepon sebanyak lima kali sejak pukul 06.48 WIB. Namun, upaya tersebut tidak mendapat respon.

Rekan korban kemudian meminta bantuan petugas hotel untuk membuka pintu kamar secara manual. Setelah pintu terbuka, SR ditemukan terbaring terlentang di atas kasur dengan sebagian tubuh tertutup selimut. Kondisi tubuh korban dilaporkan sudah dingin dan tidak menunjukkan respon.

Pihak hotel selanjutnya menghubungi Rumah Sakit Thursina untuk meminta bantuan ambulans. Korban tiba di rumah sakit sekira pukul 07.30 WIB guna menjalani pemeriksaan awal.

Baca Juga: Paripurna Laporan Delapan Ranperda DPRD Kampar Dua Kali Tertunda, Tunggu Fasilitasi Provinsi

"Kita baru menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 09.15 WIB. Petugas yang terdiri dari personel SPKT, Reskrim, dan Intelijen kemudian mendatangi lokasi kejadian serta Rumah Sakit Thursina untuk melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Dalam laporan tersebut, kata Kapolsek, petugas juga mencatat adanya obat jenis febuxostat di kamar korban. Namun, keberadaan obat tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kematian.

Sekira pukul 11.00 WIB, jenazah korban dirujuk ke RSUD Kecamatan Mandau untuk proses pengawetan jenazah dan pengurusan administrasi pemulangan ke India atas permintaan pihak perusahaan tempat korban bekerja.

Baca Juga: Kapolda Riau Minta Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas

Berdasarkan surat keterangan kematian yang diterbitkan RSUD Mandau pada 13 Oktober 2026 dan ditandatangani dr  Wesly Pardomuan Rambe, ditemukan lebam pada bagian belakang tubuh yang memudar saat dilakukan penekanan. Pemeriksaan juga tidak menemukan patah tulang.

"Namun, penyebab kematian korban belum dapat dipastikan karena tidak dilakukan pemeriksaan dalam atau autopsi internal, sebagaimana tercantum dalam surat keterangan tersebut," jelasnya.

Editor : M. Erizal
wna india wna meninggal di hotel tewas di kamar hotel