BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis hampir rampung. Namun, fasilitas yang disiapkan untuk mendukung aktivitas nelayan tersebut belum dapat difungsikan secara optimal karena proses serah terima dan kepastian pengelolaannya masih belum jelas.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Muhammad Azmir mengatakan, secara waktu pembangunan seharusnya sudah selesai. Namun, pihaknya belum mengetahui pasti apakah proses serah terima antara kontraktor dengan pemerintah atau kementerian terkait telah dilaksanakan.
”Kalau terkait selesai atau belum, seharusnya sudah selesai dari segi waktu. Cuma, saat ini serah terima antara kontraktor dengan pemerintah atau kementerian, saya belum tahu,” jelas Azmir, Rabu (14/10).
Baca Juga: WNA Asal India Ditemukan Tewas di Satu Kamar Hotel di Duri
Ia mengatakan, beberapa hari sebelumnya, empat petugas yang akan mengelola Kampung Nelayan Merah Putih telah tiba di Bengkalis. Kehadiran petugas tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa pengoperasian fasilitas itu akan segera dipersiapkan.
Meski demikian, Azmir mengatakan, belum menerima informasi mengenai jadwal peluncuran atau launching Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pambang Pesisir.
Empat petugas yang dikirim dari pemerintah pusat tersebut, terdiri atas seorang manajer dan tiga koordinator, yakni koordinator keuangan, koordinator umum, koordinator produksi dan pemasaran.
Baca Juga: 3 Warga Binaan Lapas Bengkalis Mengucap Kalimat Syahadat di Hadapan Puluhan Jemaah Masjid Al-Ihsan
Ia mengaku, petugas yang dilatih akan ditempatkan untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pambang Pesisir. Keempat petugas tersebut diketahui merupakan warga Bengkalis yang mendapat penugasan di lokasi itu.
Azmir menjelaskan, sejumlah fasilitas di Kampung Nelayan Merah Putih Pambang Pesisir sudah mulai diuji coba, termasuk mesin pembuat es yang nantinya digunakan untuk membantu nelayan menjaga kualitas ikan hasil tangkapan.
Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala karena masyarakat belum sepenuhnya memahami cara mengoperasikan teknologi mesin pembuat es tersebut. ”Untuk uji cobanya sudah dilakukan, khususnya pembuatan es batu. Namun, ada sedikit kendala karena masyarakat belum begitu memahami cara mengoperasikan mesin pembuat es ini,” ujarnya.(ksm)
Editor : Arif Oktafian