Merindukan Setiawan Djody, Iwan Fals dan Sawung Jabo? Bersiaplah karena trio musisi legendaris yang populer berbendera Kantata Takwa Samsara itu bakal menggelar konser akbar di stadion Gelora Bung Karno, 30 Desember mendatang. Mengusung nama dan semangat baru dalam Kantata Barock, ketiganya menggandeng band Kotak.
“Kotak itu untuk jembatan, merangkul para penikmat musik muda, sekaligus melaraskan para pencinta Kantata Takwa yang telah memasuki usia paruh baya,’’ jelas Setiawan Djody di rumahnya, kemarin.
Apa yang istimewa dari konser nanti? Banyak, demikian janji Djody yang tampak lebih kurus setelah sembuh secara ‘mukjizat’ dari sakit liver akut.
“Kekuatan tata suara 300 ribu watt dengan tata suara Martin dari Inggris. Dikemas dengan artistik mumpuni dan harga tiket yang terjangkau. Supaya rakyat kecil yang merindukan kebebasan ekspresi bisa datang. Daripada akhir tahun hanya meniup terompet saja," tuturnya.
Konser nanti sekaligus penanda kembalinya Kantata tampil di GBK, setelah 20 tahun lalu tampil di tempat yang sama. Biasanya, Kantata tampil di Parkir Timur, Senayan.
Untuk menyebarkan pesan-pesan dari lirik lagu Kantata Barock, konser nanti akan direkam, dan akan disiarkan secara tunda, di sebuah stasiun TV swasta.
Djody sendiri menyebut dirinya sebagai chief atau jenderal, sedangkan Iwan Fals sebagai director mata ketiga, "Karena Iwan biasanya punya tinjauan-tinjauan ketiga yang orisinal," kata Djody.
Djody, Jabo dan Iwan akan menjadi vokalis utama dibantu Dodi Katamsi, vokalis Elpamas. Sedangkan sejumlah musisi pendukungnya tentu saja melibatkan lingkaran dalam Kantata Barock, yakni Toto Tewel, Edi Darome, dan sejumlah musisi handal lainnya.
"Kami akan nyanyi 22 lagu. Satu lagu aja beda standar. Satu lagu aja bisa 7 menit, jadi siap-siap aja konsernya sampai tiga jam. Kami betul-betul mempersiapkan fisik. Tapi jumlah itu bukan hal yang utama, yang penting pesan nanti yang disampaikan untuk memperjuangkan negeri," timpal Jabo.
“Kantata bukan semata-mata band hiburan. Kami selalu membawa misi,” sahut Iwan Fals juga.(go/jpnn) Editor : RP Redaksi