Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Disertai Muntahan Lahar Panas, Korban Meninggal 6 Orang

Redaksi • Senin, 4 November 2024 | 11:26 WIB

 

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus di Flores Timur, NTT, Ahad (3/11/2024) malam WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus di Flores Timur, NTT, Ahad (3/11/2024) malam WITA.

FLORES TIMUR (RIAUPOS.CO) - Gunungapi Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus. Kejadian meletusnya gunungapi berketinggian 1.548 mdpl ini terjadi pada Ahad (3/11/2024) sekitar pukul 23.57 WITA. Malangnya, terdapat korban meninggal akibat letusan gunungapi ini.

Baca Juga: Dhuar, Gunung Marapi Erupsi, Dentuman Keras Dirasakan Warga Sekitar Kaki Gunung

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur meletus dan berlangsung cukup lama, sekitar hampir setengah jam, atau tercatat meletus selama 1.450 detik.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Disertai Hujan Abu Vulkanik dan Pasir Rusak Atap Rumah, Banjir Lahar Hantam Perkebunan

"Korban meninggal 6 jiwa, yang sudah terverifikasi. Mereka berasal dari Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Kebencanaan BNPB RI Abdul Muhari, Senin (4/11/2024).

Aktivitas vulkanik gunung api berketinggian 1.584 mdpl yang terjadi pada Ahad (3/11/2024) berdampak sejumlah desa di tiga kecamatan. Sebab, letusan terjadi disertai muntahan lahar panas.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur NTT Erupsi

Terdapat 6 desa terdampak di Kecamatan Wulanggitang, yaitu Desa Pululera, Nawokote, Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru dan Boru Kedang.

Pada Kecamatan Ile Bura, sebanyak 4 desa terdampak. Yakni, Desa Dulipali, Nobo, Nurabelen dan Riang Rita. Sedangkan di Kecamatan Titehena berpengaruh pada empat desa, yaitu Desa Konga, Kobasoma, Bokang Wolomatang dan Watowara.

Baca Juga: Kelud Belum Reda, Kini Gunung Api Lewotobi Berstatus Waspada

"BNPB memantau populasi jiwa terdampak sebanyak 2.734 KK/10.295 jiwa, dengan rincian di Kecamatan Wulanggitang 2.527 KK/9.479 jiwa dan Ile Bura 207 KK/816 jiwa," jelasnya.

Baca Juga: Fotografer Indonesia Menangi Epson International Pano Award, Gambar Gunung Bromo Antarkan Fikri Fotografer Terbaik Asia Tenggara

 

Baca Juga: Gunung Api Semeru Muntahkan Awan Panas, Kali Ini Sejauh 7 Kilometer

Otoritas kegunungapian (PVMBG) telah menaikkan status aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki dari level III menjadi IV atau 'Awas'. Perubahan tersebut terhitung pada Minggu, 3 November 2024, pukul 24.00 WITA.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#gunung meletus di flores timur #Gunung lewotobi laki laki meletus #gunung lewotobi laki laki flores timur erupsi #korban meninggal 6 orang gunung meletus #gunung meletus disertai muntahan lahar panas di flotim ntt