BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kampar serta daerah hulu Waduk PLTA Koto Panjang menyebabkan elevasi permukaan air waduk mengalami kenaikan. Meski demikian, kondisi waduk hingga saat ini masih terpantau aman dan terkendali.
Manajer PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menyampaikan bahwa berdasarkan data pemantauan terbaru pada Rabu (17/12/2025) pukul 13.00 WIB, elevasi waduk tercatat berada di 77,03 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Pada waktu yang sama, debit inflow atau air masuk ke waduk tercatat sebesar 186,21 meter kubik per detik (m³/detik), sementara outflow turbin juga berada pada angka yang sama, yakni 186,21 m³/detik.
Sebelumnya, pada Rabu (17/12/2025) pukul 07.00 WIB, elevasi waduk berada di 77,02 mdpl, dengan inflow dan outflow turbin masing-masing sebesar 317,96 m³/detik.
Sementara itu, berdasarkan data Selasa (16/12/2025) pukul 19.00 WIB, elevasi waduk tercatat 77,00 mdpl, dengan inflow dan outflow masing-masing mencapai 318,3 m³/detik.
Dhani menjelaskan, pihak pengelola PLTA Koto Panjang terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan elevasi dan debit air waduk, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih didominasi hujan.
Ia memastikan pengaturan debit air dilakukan secara terukur guna menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hilir waduk.
Editor : Eka G Putra