PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Antrean panjang kendaraan yang menunggu untuk mengisi Biosolar terjadi merata hampir di semua SPBU di Pekanbaru. Pemandangan ini di antaranya terjadi di SPBU Air Hitam, Arifin Achmad, SM Amin dan lainnya.
Rata-rata yang mengantre adalah kendaraan besar seperti bus hingga pick up dan juga beberapa kendaraan pribadi. Terkait hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw
mengatakan bahwa kepadatan kendaraan pada layanan Biosolar di sejumlah SPBU wilayah Pekanbaru dipengaruhi oleh tingginya aktivitas kendaraan angkutan barang dan logistik yang melintas di wilayah Riau.
"Secara geografis, Riau merupakan jalur strategis transportasi di Pulau Sumatera, sehingga tingginya kebutuhan Biosolar di sejumlah wilayah lain turut berdampak pada meningkatnya aktivitas pengisian BBM di SPBU wilayah Riau," ujarnya.
Baca Juga: Ronaldo, Messi, dan Rasa Hormat kepada Para “Monster
Pertamina memastikan tidak terdapat pengurangan kuota maupun gangguan pasokan Biosolar di wilayah Riau. Stok BBM dalam kondisi tersedia dan penyaluran terus dilakukan secara berkala untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
"Bahkan, untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan, penyaluran Biosolar wilayah Pekanbaru di bulan Juni telah ditingkatkan sekitar 6 persen dibandingkan rata-rata penyaluran di bulan sebelumnya," lanjutnya.
Pihaknya melanjutkan bahwa Pertamina terus mengoptimalkan distribusi melalui penguatan penyaluran dari terminal BBM, optimalisasi armada mobil tangki, serta monitoring secara berkala terhadap kondisi stok di SPBU guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.(azr)
Editor : Eka G Putra