Jenazah Kru Kapal Ditemukan, 5 Jurnalis Hilang saat Erupsi Anak Krakatau Dicari lewat Patroli Rutin

Redaksi • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB
Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pekanbaru MHD AKHWAN  saat membaca surah Yasin 
untuk keselamatan rekan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat melaksanakan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (PFI PEKANBARU UNTUK RIAUPOS.CO)
Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pekanbaru MHD AKHWAN saat membaca surah Yasin untuk keselamatan rekan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat melaksanakan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (PFI PEKANBARU UNTUK RIAUPOS.CO)

BANTEN (RIAUPOS.CO) - Operasi pencarian terhadap hilangnya 8 orang (5 jurnalis dan 3 kru kapal) saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta merta dibuka kembali. Namun, pencarian lewat patroli rutin tetap dilakukan, usai penemuan jenazah Mr X di perairan Pulau Enggano, Bengkulu yang kemudian diketahui ternyata salah satu kru kapal yang hilang tersebut.

Dikabarkan, jenazah kru kapal Arupadhatu 1 atas nama Surakman sudah teridentifikasi. Atas penemuan tersebut, memang Kantor SAR Banten tidak langsung memutuskan untuk membuka kembali operasi SAR yang sudah ditutup pada hari ke-10 pencarian.

Menurut Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, keputusan tersebut diambil karena operasi SAR sudah berlangsung selama 7 hari dan telah diperpanjang selama 3 hari. Namun tidak kunjung membuahkan hasil.

Baca Juga: Sutrianto, Mantan Direktur PT Riau Pos Intermedia Divonis 1 tahun Hukuman Percobaan

”Pencarian ulang dan tidak (5 jurnalis dan 2 kru kapal yang masih hilang) , seperti yang kami sampaikan tadi. Secara aturan pencarian kami itu terlaksana selama 7 hari. Selama 7 hari kami sudah perpanjang 3 hari,” kata Al Amrad dikutip riaupos.jawapos.com dari jawapos.com, Rabu (23/9/2026)

Berdasarkan data dari pihak kepolisian, baik Polda Banten maupun Polda Bengkulu, jenazah Mr X yang belakangan teridentifikasi sebagai Surakman sudah ditemukan sejak hari ke-5 operasi SAR atau pada 12 September lalu.

”Dari 3 hari pelaksanaan (perpanjangan operasi SAR) yang kami laksanakan, itu tidak adanya tanda-tanda korban kami temukan selain objek yang sudah disampaikan juga pada saat di lapangan bahwa itu tidak ada sangkut pautnya dengan Kapal Arupadhatu 1,” terang Al Amrad.

Baca Juga: Ekskul Kadet Tingkat SMA/SMK/MA Diinisiasi Presiden Prabowo, Kemhan Pastikan Bukan Latihan Militer

Meski tidak membuka kembali operasi SAR, Al Amrad menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau objek yang ditemukan dalam patroli rutin, khususnya objek yang berada di Perairan Selat Sunda. Koordinasi juga terus dilakukan bersama para nelayan.

”Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu dan Kantor SAR Lampung untuk wilayah pesisir dan para nelayan yang ada di sekitar. Hingga saat ini Bengkulu masih melaksanakan koordinasi dan itu nihil, termasuk yang di wilayah Lebak,” lanjutnya membeberkan.

Selain Surakman, 7 orang yang masih hilang terdiri atas Warta (55) selaku Kapten Kapal, ⁠Heriyanto (49) selaku guide, ⁠M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), ⁠Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).

 

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Hengki menyampaikan bahwa jenazah Suratman teridentifikasi lewat pencocokan DNA dengan data ante mortem keluarga 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang kontak. Ciri-ciri fisik jenazah itu bertinggi 163 sentimeter, umur lebih kurang 50 tahun, dan mengenakan celana pendek hitam.

”Hasil identifikasi berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap seorang mayat Mr. X yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, bahwa secara genetik PM/62/P.ENGGANO/01 itu kode jenazah Mr. X tadi, teridentifikasi sebagai Surakman atau ABK kapal,” kata Hengki.

Baca Juga: Ternyata Jenazah Mr X di Pulau Enggano Adalah Kru Kapal 5 Jurnalis Liputan Erupsi Anak Krakatau

Mantan kapolres Bekasi itu menyatakan bahwa Surkaman adalah ayah biologis pemilik data antemortem bernama Yayat. Dia merupakan putra kandung Surakman, kru Kapal Arupadhatu 1. Data-data primer seperti gigi, sidik jari, dan DNA mister X dinyatakan identik dengan keluarga kandung Surakman.

Editor : Eka G Putra
Sumber : Jawapos
Lima Jurnalis Hilang liputan erupsi anak krakatau kru kapal bawa 5 jurnalis ditemukan pulau enggano bengkulu kru kapal arupadhatu 1