Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Titik Api Nihil, Kabut Asap Mulai Pekat

Administrator • Selasa, 10 Oktober 2023 | 08:53 WIB
Kota Dumai mulai diselimuti kabut asap tipis, Ahad (8/10/2023). Kondisi ini sangat dirasakan terutama pada pagi serta sore hari.
Kota Dumai mulai diselimuti kabut asap tipis, Ahad (8/10/2023). Kondisi ini sangat dirasakan terutama pada pagi serta sore hari.

DUMAI (RIAUPOS.CO) - Meski tidak terdapat titik api, namun Kota Dumai mulai diselimuti kabut asap tipis yang sangat dirasakan, terutama pada pagi serta sore hari. Di mana kabut asab membatasi jarak pandang pengguna jalan.

 Tim satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai meningkatkan patroli ke daerah rawan karhutla, mengingat cuaca panas terik mulai melanda Kota Dumai, meski hingga Ahad (8/10) belum ada titik api di Dumai.

 Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai Irawan Sukma mengungkapkan, bahwa kondisi karhutla di Dumai saat ini titik api nihil.

 "Saat ini titik api di Kota Dumai nihil, meskipun nihil, tim satgas darat meningkatkan patroli di daerah rawan Karhutla, sebagai langkah pencegahan terlebih cuaca panas sedang melanda Dumai," katanya, Ahad (8/10).

 Irawan mengungkapkan, bahwa pihaknya masih terus fokus pada patroli di kawasan rawan karhutla, agar ketika menemukan titik api bisa segera dipadamkan.

 "Patroli ini merupakan langkah pencegahan dalam penanganan karhutla di Kota Dumai, karena patroli sangat penting dilakukan sebelum terjadinya karhutla," jelasnya.

 Terkait kabut asap yang melanda Kota Dumai beberapa hari belakangan, Irawan memprediksi bahwa kabut asap tersebut merupakan kabut asap kiriman dari provinsi tetangga.

 "Alhamdulillah Kota Dumai nihil titik api, dan kita juga terus meningkatkan patroli di daerah rawan Karhutla, sekaligus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan di cuaca panas seperti saat ini," imbaunya.

 "Membangun kesadaran masyarakat itu yang paling penting, kami juga meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan jika melihat ada lahan yang terbakar," tambahnya.

 Dikatakan Irawan, pekan kemarin, Jumat (6/10) Pemko Dumai bersama instansi terkait sudah menggelar apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanganan karhutla.

 Kebakaran hutan telah menjadi masalah tahunan yang serius, untuk itulah Pemerintah Kota Dumai bersama unsur terkait melaksanakan apel, dalam rangka untuk kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kota Dumai.

 Dikatakan Irawan, kebanyakan kebakaran hutan terjadi akibat adanya pembersihan lahan dan konservasi hutan menjadi perkebunan dengan cara membakar seresah, daun dan sisa tumbuhan.

 "Metode pembakaran ini merupakan metode yang paling murah, mudah dan efisien, namun akibat tidak terkendalinya pembakaran tersebut, api merambat kemana-mana dan menimbulkan kebakaran, kebakaran hutan telah menjadi masalah tahunan yang serius, terutama pada musim kemarau, penyebaran konsentrasi asap akibat kebakaran hutan dan lahan sangat luas hingga menutupi beberapa wilayah," ucapnya.

 Selain itu ia juga berharap dengan kerja sama yang kuat dan tindakan dari berbagai pihak dapat mengatasi kebakaran hutan dan mewujudkan masa depan hijau yang diinginkan.

 "Mari kita ingat dan renungkan bahwa Kota Dumai adalah rumah bersama kita. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi keanekaragaman hayati dan mewariskan Kota Dumai yang sehat kepada generasi mendatang," harapnya.(mx12/ade)

Laporan RPG, Dumai

Editor : Administrator
#kota dumai #kabut asap tipis #titik api #titik api inhil