DUMAI (RIAUPOS.CO) - Kegiatan turun naik penumpang di Pelabuhan PT Pelindo Regional I Dumai, kemarin berada pada puncaknya. Dimana, kegiatan turun naik penumpang baik domestiknya maupun mancanegara melalui pelabuhan Dumai hingga kemarin totalnya mencapai 3.747 orang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendy SE melalui Kabid Angkutan dan Sarana Dishub Kota Dumai, Faisal Ardyan ST yang dihubungi Riau Pos, Selasa (9/4) di Dumai tidak menafikan hal tersebut. ''Hari memang boleh dikatakan puncak dari kegiatan mudik yang melalui kota transit Dumai,'' kata Faisal.
Sementara, yang dihimpun kemarin menyebutkan, kegiatan turun naik penumpang di pelabuhan Dumai Sabtu (6/4/2024), jumlah penumpang yang turun naik di pelabuhan Dumai sebanyak 3.614 orang terdiri dari turun sebanyak 2.776 orang dan turun 838 orang.
Kemudian, Minggu (7/4/2024) jumlah penumpang yang turun naik sebanyak 3.734 orang terdiri dari turun sebanyak 2.708 orang dan naik sebanyak 1.026 orang. Dan Senin (8/4/2024) jumlah penumpang yang turun naik di pelabuhan Dumai sebanyak 3.747 orang. Terdiri dari turun sebanyak 2.545 orang dan turun 1.202 orang.
Sementara, Keberangkatan kapal motor Dumai Line, besok Rabu tanggal 10 April 2024 jam 7.00 wib tujuan Bengkalis - Selat Panjang - Tanjung Balai Karimun - Batam dan Tanjung Pinang kapalnya tidak beroperasi.
Sedangkan kedatangan kapal motor Dumai Line, besok Rabu tanggal 10 April 2024 dari Tanjung Pinang - Batam - Tanjung Balai Karimun - Selat Panjang - Bengkalis tujuan Dumai perkiraan waktu tiba 15.00 wib, kapalnya tetap beroperasi.
Kemudian, kberangkatan kapal Batam Jet, besok Rabu tanggal 10 April 2024 jam 7.00 wib tujuan Bengkalis - Selat Panjang - Tanjung Balai Karimun dan Batam, kapalnya tidak beroperasi.
Sedangkan kedatangan kapal Batam Jet, besok Rabu tanggal 10 April 2024 dari Batam - Tanjung Balai Karimun - Selat Panjang - Bengkalis tujuan Dumai perkiraan waktu tiba 15.00 wib, kapalnya tetap beroperasi.
''Hingga kemarin, kegiatan mudik melalui kota transit Dumai semuanya berjalan aman dan lancar,'' kata Faisal. (sah)
Editor : M. Erizal