DUMAI (RIAUPOS.CO) - Karena gangguan terhadap layanan jaringan tidak kunjung usai, akhirnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai bersama Dinas Diskominfotiksan Dumai dan semua pihak sekolah penyelenggara PPDB tahun anggaran 2024 melakukan rembug bersama. Hasilnya, sistim dan jadwal penyelenggaran PPDB jenjang SMPN di Dumai resmi diubah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Yusmanidar yang dihubungi Riau Pos, Selasa (25/6) membenarkan hal tersebut.
''Kita bersama tim teknis Aplikasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Dumai serta Kepala SMP Negeri penyelenggara PPDB Online menggelar rapat bersama,'' kata Yusmanidar.
Sampai saat ini, lanjut Yusmanidar, masih terjadi gangguan layanan pada Pusat Data Nasional 2, sehingga berdampak pada aplikasi PPDB Online tingkat SMPN.
''Dari rapat bersama itu diputuskan di mana sistim dan jadwal penyelenggaraan PPDB diubah,'' kata Yusmanidar.
Semula, lanjut Yusmanidar, pelaksanaan PPDB jenjang SMPN tahun ajaran 2024/2025 dilaksanakan secara dalam jaringan (Daring) atau online diubah menjadi luar jaringan (luring) atau offline. ''Dengan berubah sistim ini, maka jadwalnya pun ikut berubah,'' kata Yusmanidar.
Di mana, tambah Yusmanidar, pelaksanaan pendaftaran atau pemilihan sekolah dimulai tanggal 1 sampai 3 Juli 2024. Kemudian, verifikasi oleh satuan pendidikan dilaksanakan dari tanggal 1 sampai 3 Juli 2024. Untuk seleksi sesuai dengan jalur pendaftaran dimulai dari tanggal 4 Juli 2024.
Selanjutnya, tambah Yusmanidar, pengumuman penetapan peserta didik baru dilaksanakan tanggal 5 Juli 2024. Sedangkan untuk daftar ulang dilaksanakan dari tanggal 5 hingga 6 Juli 2024. Untuk hari pertama masuk sekolah dan pengenalan dilaksanakan tanggal 8 Juli 2024.
Masih ditemukan ada gangguan saat proses PPDB jenjang SMP Negeri di Kota Dumai ini, setidaknya telah dirasakan oleh Genta (50) salah seorang warga Jayakmukti. Dimana, Genta mendaftarkan anaknya untuk dapat masuk di SMP Negeri I Dumai melalui sistim online.
Sewaktu mendaftar, lanjut Genta, kondisinya onlinenya masih lancar tidak ada gangguan. Giliran tahapan PPDB Online seperti prapendaftaran atau input dan upload dokumen. Kemudian pendaftaran atau pemilihan sekolah hingga sampai tahapan verifikasi dan seleksi, masih berjalan lancar.
''Namun, pada tahapan seleksi, baru menemukan gangguan. PPDB online itu menemukan gangguan dan tidak bisa dibuka,'' kata Genta seraya menambahkan dirinya belum mengetahui apa hasil akhir dari PPDB online itu.
Selain itu, Kambali (55) warga Kaswari juga berkeinginan memasukan anaknya ke SMP Negeri I Dumai melalui PPDB online. Sayangnya, baru menyelesaikan dua tiga tahapan, PPDB online mengalami gangguan. Alhasil, kegiatan pendaftaran PPDB online anaknya tidak dapat dilanjutkan.
''Hanya saja, pihak panitia PPDB sudah mengeluarkan surat edaran. Dimana, lantaran jaringan sedang mengalami kerusakan, maka PPDB dilakukan secara offline yang dimulai tanggal 1 hingga 3 Juli mendatang,'' kata Kambali.(ade)
Editor : RP Arif Oktafian