DUMAI (RIAUPOS.CO) - Hujan dalam intensitas deras telah turun mengguyur di sejumlah daerah di wilayah Kota Dumai. Derasnya guyuran hujan ini setidaknya telah membuat Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Senin (7/4/2025) terendam banjir.
Tingginya genangan air tersebut selain merendami halaman rumah masyarakat, turut menyebrangi sejumlah ruas jalan. Seperti Jalan Sibayak yang berada di Kelurahan Tanjung Palas.
Giliran, masyarakat harus ekstra hati-hati saat melintas di Jalan Sibayak tersebut pada titik-titik tertentu yang genangan airnya cukup tinggi.
Seorang warga Kelurahan Tanjung Palas, Wawan (50) menjelaskan, dirinya baru saja mengendari sepeda motor dan melintas di Jalan Sibayak. ''Memang Jalan Sibayak itu sedang terendam air,'' kata Wawan seraya menambahkan giliran sepeda motornya dikendarai secara perlahan.
Banjir yang terjadi di Kelurahan Tanjung Palas dan sebagian daerah di Kelurahan Jaya Mukti ini, disebabkan oleh faktor guyuran hujan.
''Banjir ini murni dari pengaruh hujan. Apalagi kemarin hujan yang turun itu, lebat sekali,'' kata Wawan.
Hal senada juga diungkapkan Hendri (53), seorang warga Kelurahan Tanjung Palas.
''Lantai rumah ini, sempat kita tinggikan. Soalnya, waktu belum ditinggikan, begitu ada hujan lebat terus banjir airnya masuk ke rumah,'' kata Hendri seraya menambahkan sekarang air banjir tidak lagi masuk ke dalam rumah.
Banjir yang terjadi di Kelurahan Tanjung Palas ini, tambah Hendri, hanya berasal dari guyuran hujan. Apalagi, hujan yang turun mengguyur dalam intensitas lebat yang berlangsung lama.
''Banjir dari pengaruh air pasang, tidak pernah terjadi di daerah ini. Tapi, kalau guyuran hujan terlebih lebat memang daerah ini selalu terendam banjir,'' kata Hendri.
Seiring dengan itu, sekitar pukul 11.30 wib terlihat rombonga sepeda motor metic yang dikendarai anak remaja putri dengan tujuan menuju lokasi wisata Dumai Ekopark melintas di Jalan Sibayak.
Memang Jalan Sibayak termasuk satu jalan alternatif untuk sampai ke lokasi wisata Dumai Ekopark.
Namun para anak remaja putri ini mengurung niatnya meneruskan perjalanannya melintas Jalan Sibayak. Alhasil, para anak remaja putri ini terpaksa bagus mencari alternatif yang lainnya.
''Ada banjir, Pak. Takut nanti di tengah-tengah banjir dalam dan motor mogok,'' kata Rahmawati (19) warga Kelurahan Purnama sambil menghentikan serta memutarkan motornya untuk mencari jalan alternatif.
Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Joko Susilo yang dihubungi Riaupos.co, Senin (7/4/2025) tidak menafikan tentang Kelurahan Tanjung Palas dan Kelurahan Jaya Mukti yang terendam banjir setelah diguyur hujan lebat tersebut. (sah)
Editor : M. Erizal