DUMAI (RIAUPOS.CO) - Tepat tanggal 27 April 2025, Kota Dumai genap berusia 26 tahun. Seiring dengan itu, warga Kota Dumai berharap masalah perkotaan khususnya banjir bisa segera teratasi.
Kepada Riau Pos, sebagian besar masyarakat Kota Dumai berharap agar program penanganan dan penanggulangan banjir, baik akibat pengaruh pasang air laut maupun curah hujan yang tinggi dapat segera diwujudkan.
”Kalau banjir akibat air pasang ini, berlangsung secara alami. Begitu pasang datang, apalagi besar, maka daerah-daerah yang rendah termasuk jalan selalu terendam,” kata Ahmad (65) warga Kelurahan Rimba Sekampung.
Menurut Ahmad, tidak sedikit rumah masyarakat yang terendam banjir ketika datang air pasang dalam skala besar.
”Kami berharap program yang sudah diagendakan untuk banjir air pasang ini dapat segera direalisasikan. Sehingga ke depan, warga tidak lagi terendam banjir ketika air pasang tiba,” kata Ahmad, Senin (28/4).
Hal senada juga diungkapkan Bakri (55) warga Kelurahan Datuk Laksamana. Di mana, program penanganan dan penanggulangan banjir memang perlu untuk segera direalisasikan. Seperti melakukan penataan dan pembersihan draenase yang ada di dalam wilayah Kota Dumai.
”Kita melihat asal hujan deras turun terlebih dalam sampai dua hari, sejumlah jalan di kota menjadi lautan. Di mana-mana terendam air,” kata Bakri.
Hal ini, tambah Bakri, selain disebabkan oleh kondisi daerah yang rendah, juga saluran atau draenase tidak berfungsi dengan baik. Seperti banyak yang tersumbat sampah maupun terjadi pendangkalan. ”Lantaran drainase tidak berfungsi, akibatnya air meluap dan banjir,” kata Bakri.
Sementara itu, Wali Kota Dumai H Paisal usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Dumai dengan agenda Hari Jadi Kota Dumai yang ke-26, Ahad (27/4) mengakui tantangan yang dihadapi sangat berat. Salah satu di antaranya dihadapkan dengan masalah efisiensi anggaran. ”Efisiensi anggaran yang kita hadapi saat ini sangat luar biasa sekali,” kata Paisal.
Kendati demikian, menurutnya semangat untuk menata dan membangun Dumai agar menjadi lebih baik lagi tidak kendur.
”Kami memiliki mimpi yang besar untuk menata dan membangun agar Dumai ini lebih baik lagi ke depan. Jadi, kami tetap terus semangat di masa efesiensi anggaran ini,” kata Paisal.
Karena, lanjut Paisal, ada beberapa permasalahan yang perlu untuk segera diselesaikan. Di antaranya seperti program penanganan dan penanggulangan banjir. Kemudian program infrastruktur termasuk jalan lingkar sudah harus dapat diselesaikan di tahun mendatang.
”Saya yakin, kalau program prioritas seperti masalah banjir dan infrastruktur serta yang lainnya dapat ditangani kalau semuanya mau kerja keras dan kompak,” kata Paisal sambil menambahkan bahawa dukungan dan peran serta dari semua lini termasuk masyarakat sangat diperlukan.(yls)
Editor : Arif Oktafian