Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Karhutla di Kota Dumai: Lahan Gambut Seluas 5 Hektare di Tanjung Penyebal Terbakar, Begini Kodisinya saat Ini

Syahri Ramlan • Jumat, 13 Juni 2025 | 17:41 WIB
Tangani Karhutla di Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan turut melibatkan helikopter water bombing, Jumat (13/6/2025) .
Tangani Karhutla di Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan turut melibatkan helikopter water bombing, Jumat (13/6/2025) .

DUMAI (RIAUPOS.CO) -- Lahan dengan vegetasi gambut dan semak belukar seluas sekitar 5 hektare yang berada di Jalan Rejosari RT 01, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai terbakar. Satu unit helikopter water bombing turut dikerahkan untuk mempercepat prosesi pemadaman.

Munculnya titik panas di Kelurahan Tanjung Penyebal ini, setidaknya telah memaksakan puluhan tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk melakukan pemadaman. Tim Satgas Karhutla tersebut berasal dari unsur BPBD Dumai, Babinsa Tanjung Penyebal, Polsek, MPA Tanjung Penyebal dan Kasi Trantip Tanjung Penyebal. Kemudian dari unsur pihak Kelurahan Tanjung Penyebal, Manggala Agni, perusahaan dan masyarakat.

Dalam melaksanakan pemadamnya, tim Satgas Karhutla menemukan beberapa kendala di lapangan. Seperti kondisi cuaca yang terasa panas terik serta kencangnya embusan angin setidaknya telah membuat tim Satgas Karhutla kewalahan. Betapa tidak, titik panas yang sudah sempat dipadamkan mendadak kembali terbakar dan membesar.

 Baca Juga: Razia PETI di Sungai Singingi, Dua Pelaku Diamankan Polsek Singingi Hilir

Kendala lain yang ditemukan, yakni minimnya sumber air di lokasi karhutla. Di mana, sejumlah parit-parit berada di sekitar lokasi mengalami kekeringan yang membuat Tim Satgas karhutla Kota Dumai sulit untuk memadamkannya.

Alhasil, sejumlah parit yang ada di sekitar lokasi karhutla segera digali. Sehingga air kembali bisa didapatkan dan segera dipergunakan untuk melakukan pemadaman.

''Ini, kendala yang ditemukan di lapangan,'' kata Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Joko Susilo yang dihubungi Riau Pos, Jumat (13/6/2025) di Dumai.

 Baca Juga: Bertabur Door Prize, Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Ikut Goes To RBR 2025

Di tengah kendala yang sedang dihadapi tersebut, muncul satu unit helikopter water bombing dari perusahaan ikut membantu memadamkan karhutla. Gilirannya, menjelang sore titik panas yang menghanguskan lahan gambut dan semak belukar seluas 5 hektare tersebut berhasil dipadamkan.

Setelah berhasil dipadamkan, langkah berikutnya segera dilakukan penyemprotan pendinginan. Terutama di beberapa lokasi yang masih mengeluarkan kepulan asap putih.

''Kondisi di lapangan saat ini, untuk titik panas, boleh dikatakan sudah tidak ada lagi. Yang ada saat ini, hanya titik asap,'' kata Joko seraya menambahkan kegiatan pendinginan bakal terus diintensifkan.

Langkah selanjutnya yang segera diambil, tambah Joko, yakni melaksanakan kegiatan pelaporan rutin pemantauan online satelite titik hot spot dan bencana secara real time kondisi terkini di wilayah Kota Dumai. Kemudian melakukan updating perkiraan cuaca secara berkala versi BMKG. Serta melakukan kesiapsiagaan berupa siaga 2x24 jam. (sah)

Editor : Edwar Yaman
#Lahan Gambut Seluas 5 Hektare di Tanjung Penyebal Terbakar #Kelurahan Tanjung Penyebal #Tim Satgas Karhutla #Karhutla di Kota Dumai