Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Saat Libur Lebaran Diprediksi Perputaran Uang Tembus Rp157,3 T

Redaksi • Minggu, 31 Maret 2024 | 09:05 WIB

ILUSTRASI
ILUSTRASI


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menilai perputaran uang selama bulan Ramadan dan Idulfitri 2024 secara signifikan akan mengerek pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal 1-2024. Adapun perputaran uang selama libur Lebaran diprediksi mencapai Rp157,3 triliun.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan nantinya akan berpeluang untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi RI sebesar 5 persen.

"Dengan perputaran yang cukup besar tersebut dipastikan ekonomi daerah akan produktif mendorong meningkatnya konsumsi rumah tangga," kata Sarman, dalam keterangannya, dikutip Ahad (31/3).

Baca Juga: Satu Butir Telur Ayam Satu Hari Bantu Cukupi Kebutuhan Gizi Anak, Simak Pnjelasannya

Sarman menjelaskan, usulan itu nantinya akan menyebar diseluruh pelosok tanah air, terutama daerah yang menjadi tujuan utama mudik seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten dan Jabodetabek yang diperkirakan mencapai 62 persen dari jumlah penduduk, sisanya akan menyebar di Sumatera, Kalimantan, Bali/NTB, Sulawesi, NTT, Maluku dan Papua.

Selain itu, perputaran uang tersebut juga akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dimasing masing Daerah tujuan mudik yang berasal dari pajak hotel, restoran, café, retribusi masuk destinasi wisata dan lain-lain selama musim libur Idul Fitri ini.

Ia pun berharap Pemerintah Daerah dapat membantu kelancaran arus mudik dan memastikan para pengusaha di daerah tujuan tidak menaikkan harga yang jorjoran yang membuat para pemudik enggan membelanjakan uangnya.

Baca Juga: Chelsea Ditahan 10 Pemain Burnley, Tottenham Comeback untuk Kalahkan Luton Town

Seperti tarif masuk ke lokasi wisata,tarif hotel/penginapan, harga makanan/minuman dan harga makanan khas daerah atau oleh-oleh. Diharapkan juga tidak mengalami kenaikan yang memberatkan konsumen.

"Pelaku usaha di daerah tujuan mudik harus dapat menciptakan pelayanan yang berkesan dan menyenangkan sehingga para pemudik tidak ragu membelanjakan uangnya selama liburan," pungkasnya.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Edwir Sulaiman
#idulfitri #kadin #pertumbuhan ekonomi #uang #ramadan