Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ekspansi ke Indonesia, Merek Sepeda Motor Listrik Baru Asal Cina Ini Langsung Umumkan Bikin Pabrik Besar

Redaksi • Senin, 6 Mei 2024 | 06:00 WIB
Ilustrasi: Merek sepeda motor listrik Sunra ikut hadir di PEVS 2024.
Ilustrasi: Merek sepeda motor listrik Sunra ikut hadir di PEVS 2024.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah tampaknya membuka pintu lebar-lebar bagi merek kendaraan listrik baru asal Cina. Hal ini dibuktikan dengan gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 yang ditutup Ahad (5/5/2024), hampir dipenuhi oleh merek Cina tidak hanya untuk produk jadi tapi juga ekosistem pendukungnya, seperti baterai, modul, kontroler, motor penggerak.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com (Jawa Pos Group) selama beberapa hari di acara tersebut, PEVS 2024 dipenuhi oleh gempuran merek-merek Cina. Tidak hanya untuk keperluan roda empat, untuk roda dua juga dipenuhi merek Cina.

Termasuk juga merek sepeda motor yang hadir, salah satunya Sunra, ikut hadir di PEVS 2024, merek baru ini meramaikan pameran kendaraan listrik tersebut. Tidak sekadar hadir sebagai distributor, menariknya Sunra juga mengumumkan ekspansinya di Indonesia dengan membangun pabrik.Baca Juga: Keras Kepala! PM Israel Benjamin Netanyahu Tolak Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, diwakili oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Taufik Bawazier turut melakukan peletakan batu pertama pada peresmian dimulainya pembangunan (groundbreaking ceremony) pabrik sepeda motor listrik PT Sunra Asia Pasific Hi-Tech (Sunra Indonesia), di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah Jumat (3/5).

Zhang Chongshun, Chairman Sunra Group menyatakan, dimulainya pembangunan pabrik Sunra Indonesia dengan total rencana investasi sebesar USD 120 juta atau berkisar Rp 1,9 triliun sekaligus menandai iklim investasi dalam negeri yang semakin kondusif terutama pada industri kendaraan listrik, khususnya kendaraan roda dua.

 "Pabrik Sunra di Indonesia penting untuk menjamin kualitas produk dan memberikan layanan purna jual dengan lebih baik," kata Zhang.Baca Juga: Tersingkir dari Perburuan Gelar Liga Inggris, Klopp Justru Sebut Liverpool Sudah Bebas dari Tekanan

 Di kesempatan yang sama Taufik Bawazier menyampaikan, dalam rangka memenuhi komitmen pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 11,89% dengan usaha sendiri sampai dengan 43,20% dengan bantuan internasional pada tahun 2030, saat ini pemerintah berfokus pada penerapan program percepatan peningkatan ekosistem elektrifikasi kendaraan bermotor.

 "Beberapa isu terkait perubahan iklim dan peningkatan tren penggunaan energi baru dan terbarukan telah menjadi katalisator transformasi industri kendaraan bermotor di Indonesia," kata Taufik.

 Dirinya melanjutkan, terkait transformasi tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLB-Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.Baca Juga: Tim Thomas Indonesia Kalah dari Cina, Indonesia Jadi Runner-up Piala Thomas 2024

Pabrik Sunra Indonesia yang dibangun di atas lahan seluas 12,7 hektar rencananya akan selesai dalam dua tahap, dengan masa konstruksi selama 18 bulan, kemudian pabrik siap beroperasi pada tahun 2025.

Pabrik ini dirancang untuk memenuhi kapasitas produksi tahunan dasar mencapai 1 juta kendaraan listrik roda dua setelah beroperasi penuh nantinya. Empat proses utama produksi sepeda motor listrik akan dilakukan di pabrik ini, mulai dari pembuatan rangka, pengelasan, pengecatan dan perakitan akhir.

Serta akan dilengkapi dengan bengkel motor dan bengkel PACK baterai. Pembangunan konstruksi pabrik pada tahap pertama mencapai 100.000-meter persegi. Setelah seluruh pembangunan pabrik selesai, Sunra Indonesia akan secara aktif mengintegrasikan sumber daya rantai pasokan, menciptakan ekologi rantai pasokan, dan memungkinkan lebih banyak produsen pendukung untuk melakukan lokalisasi di Indonesia.

 

Editor : RP Edwar Yaman
#PEVS 2024 #pabrik baru #sepeda motor listrik