JAKARTA (RIAUPOS.CO) - LONJAKAN permintaan kendaraan listrik alami peningkatan. Sebanyak 31.940 unit sepeda motor listrik bersubsidi telah tersalurkan. Bantuan pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) roda 2 sebesar Rp7 juta tersebut sudah mencapai 40 persen dari total target penjualan 50.000 unit selama tahun 2024.
Menurut juru bicara Kementerian Perindustrian RI Hendri Antoni Arif lewat keterangan pers, Rabu (29/5) lalu, progres penyaluran bantuan pembelian motor listrik hingga hari ini telah melampaui total penyaluran bantuan di tahun 2023.
‘’Melihat tren penjualan motor listrik pada periode Januari-Mei 2024, Kementerian Perindustrian menargetkan kuota bantuan pembelian 50.000 unit KBLBB roda dua bisa tercapai pada Agustus atau awal September mendatang,’’ ungkap Antoni.
Dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dalam negeri, PT Terang Dunia Internusa Tbk selaku produsen motor listrik United E-Motor telah menyiapkan strategi penyebaran unit motor listrik menyeluruh dengan memperkuat jalur distribusi di seluruh wilayah Indonesia.
Pada bulan Mei 2024, United E-Motor meresmikan 2 (dua) authorized store terbarunya yang berada di Bandung dan Balikpapan.
“Di Bandung kami bekerjasama dengan PT Elektrik Kencana Nusantara (EKN) untuk cover wilayah Jawa Barat. Sedangkan di Balikpapan kami gandeng Kalla Kars untuk jangkau Kalimantan Timur,” ungkap Direktur UNTD Andrew Mulyadi saat dihubungi jpg.
Kedua showroom terbaru tersebut merupakan bagian dari skema besar marketing plan yang telah dipersiapkan oleh United E-Motor untuk tahun 2024. ‘’Perluasan distribusi menjadi concern kami di tahun ini, dan telah dipersiapkan pembukaan showroom di beberapa titik di wilayah Indonesia. Selain itu, beragam program online dan offline juga tengah digencarkan untuk mendukung rencana ini,” jelas Andrew.(esi)
Editor : RP Arif Oktafian